Timur Tengah

Warga Palestina tewas ditembak polisi Israel

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:04
13 MAR 2017
Dok. Dua polisi Israel berdiri di dekat jasad pemuda Palestina yang tewas usai mereka tembak. Foto: Reuters
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Warga Palestina kembali tewas di tangan polisi Israel, yang mengklaim korban melakukan penyerangan terhadap dua penjaga perbatasan di Yerusalem Timur yang diduduki.

Polisi Israel mengatakan korban, yang merupakan warga asli Yerusalem timur, memasuki pos di perbatasan dan melukai dua penjaga sebelum kemudian ditembak mati, dikutip dari Al Jazeera.

Seorang penjaga perbatasan dilaporkan terluka parah, sementara rekannya hanya menderita luka ringan, tambah polisi Israel.

Israel mencaplok wilayah Yerusalem Timur dari Palestina setelah perang 1967.

Gelombang kekerasan di Palestina sejak Oktober 2015 telah menewaskan setidaknya 255 warga Palestina, termasuk wanita hamil dan anak-anak. Israel mengklaim pembunuhan ekstra yudisial terhadap warga Palestina dilakukan karena mereka berniat atau telah menyerang petugas keamanan, kebanyakan menggunakan pisau.

Namun pada April 2016, polisi Israel menembak mati ibu dua anak yang sedang mengandung lima bulan, Maram Salih Hassan Abu Ismail dan adiknya di Qalandiya dengan alasan berniat melakukan serangan dan memiliki pisau. Berbeda dengan keterangan polisi, saksi mata yang menyaksikan langsung kejadian itu mengatakan keduanya tidak memiliki senjata dan tidak menyerang pasukan Israel.

Selama periode yang sama, 40 warga Israel, dua Amerika, satu Yordania, satu Eritrea dan satu Sudan juga tewas dalam kekerasan di Palestina, menurut perhitungan AFP. Sejumlah orang lainnya juga tewas dalam penggerebekan dan serangan udara di Jalur Gaza.

Terbaru
24 Maret 2017 | 18:46
Diktator Mesir dibebaskan