Timur Tengah

Racun gas sarin ditemukan pada tubuh korban serangan kimia Suriah

5.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:06
06 APR 2017
Dok. Seorang petugas sipil bernafas melalui botol oksigen, setelah apa yang menurut regu penyelamat digambarkan sebagai dugaan serangan gas di kota Khan Sheikhoun di kota yang dikuasai pemberontak Idlib, Suriah, Selasa (04/04). Foto: Reuters/Ammar Abdullah
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Antara

Rimanews - Dokter Lintas Batas (MSF) mengatakan, tim mereka menemukan bahwa para korban serangan kimia di provinsi Idlib, Suriah, yang menewaskan lebih dari 80 orang, menunjukkan gejala seperti terpapar racun gas sarin. 

Tim menemukan hal tersebut pada para korban di Rumah Sakit Bab al Hawa, 100 kilometer di utara lokasi serangan pada Selasa (04/04), menurut keterangan organisasi tersebut, Rabu. 

"Delapan pasien menunjukkan gejala seperti biji mata mengerut, kejang otot dan buang air besar tanpa sadar, yang merupakan tanda-tanda terpapar racun saraf seperti gas sarin atau senyawa serupa," menurut pernyataan MSF. 

Tim juga mengunjungi beberapa rumah sakit lain tempat para korban dirawat "dan melaporkan bahwa para korban berbau pemutih yang mengindikasikan mereka terpapar klorin".

Rusia membela sekutunya Suriah, menjelang sidang Dewan Keamanan PBB untuk menampik tudingan bahwa pemerintah pimpinan Presiden Bashar Al Assad melancarkan serangan kimia. 

Moskow mengecam rancangan resolusi PBB mengenai insiden itu sebagai hal yang tidak dapat diterima.

Hingga saat ini, sedikitnya 86 orang, termasuk 30 anak, tewas akibat serangan di Khan Sheikhun.

Sponsored
The Money Fight

Timur Tengah