Timur Tengah

Tak ada WNI jadi korban ledakan di Mesir

4.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
21:35
09 APR 2017
Ledakan di Gereja Coptic, Mesir (Foto: Reuters)
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kedutaan Besar RI untuk Mesir memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam ledakan di dua gereja di Negeri Piramida itu, hari ini.

"Sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban pada peristiwa tersebut," kata Duta Besar Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzi dalam keterangan persnya, hari ini.

Ledakan pertama terjadi di gereja Mar Girgis Coptic, Central Delta, Kota Tanta, Provinsi Gharbeya pada pukul 10.20 waktu setempat. Dari informasi yang diperoleh KBRI Kairo, ledakan di lokasi pertama menewaskan 26 orang dan melukai 71 orang. Banyaknya korban lantaran jamaat tengah memenuhi gereja untuk merayakan Palm Sunday.

Sementara ledakan kedua terjadi  di gerbang Gereja St Mark, Alexandria. Otoritas setempat mengkonfirmasi bahwa ledakan kedua tersebut adalah bom bunuh diri dan menewaskan 11 orang dan 66 orang lainnya mengalami luka. 

Melalui saluran informal dan kekeluargaan masyarakat Indonesia di Mesir, KBRI Cairo mengimbau agar WNI meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat keramaian jika tidak ada keperluan yang mendesak. 

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri terdapat sekitar 5.711 WNI di Mesir. Sebagian besar adalah mahasiswa. 

Terbaru
5 April 2017 | 12:40
ISIS sebut Trump idiot
Timur Tengah