Timur Tengah

Saudi gagalkan rencana serangan teror di Masjidil Haram

14.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:20
24 JUN 2017
Masjidil Haram
Reporter
Abdullatif Assalam
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan, pasukan keamanan berhasil menggagalkan rencana serangan teror terhadap Masjidil Haram. Pelaku meledakkan dirinya setelah terpojok di sebuah apartemen, tambah kementerian tersebut.

Dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi nasional, Jumat (23/06/2017), Kemendagri Saudi mengatakan, tiga sel teror berencana menyerang jemaah dan pasukan keamanan di Masjidil Haram menjelang akhir Ramadhan. Pelaku sempat terlibat baku tembak dengan petugas keamanan sebelum akhirnya meledakkan diri di Ajyad al-Masafi, Mekkah.

Lima petugas keamanan dan enam warga asing yang sedang melaksanakan ibadah di Mekkah disebut terluka dalam penggerebekan di Ajyad al-Masafi karena terkena runtuhan bangunan akibat ledakan.

Lima orang, termasuk satu perempuan, ditangkap dalam sebuah operasi di Jeddah, media pemerintah Saudi, Al Arabiya melaporkan, mengutip pernyataan juru bicara Kemendagri Mansour Al Turki. 

Sebelumnya di hari yang sama, pasukan keamanan menembak mati seorang pria di Al Aseelah, Reuters melaporkan.

Kemendagri Saudi tidak menyebut nama kelompok yang diduga terlibat dalam rencana penyerangan Masjidil Haram.

Teror saat Ramadhan

Jelang akhir Ramadhan tahun lalu, empat pasukan keamanan tewas dalam sebuah ledakan di dekat Masjid Nabawi di Madinah. Ini merupakan satu dari tiga ledakan yang terjadi di hari yang sama, yakni di Jeddah dan Qatif. Total, tujuh orang diyakini tewas dalam ketiga serangan tersebut.

Sejak Juli tahun lalu, kepolisian Saudi telah menangkap sekitar 40 orang, termasuk warga lokal dan imigran Pakistan, karena dianggap memiliki hubungan dengan kelompok ekstremis.

Rencana serangan kali ini merupakan yang pertama sejak gelar Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayef dicabut oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Salman kemudian mengangkat anaknya, Pangeran Muhammad bin Salman, sebagai putra mahkota.