Timur Tengah

Jalur Gaza semakin mendekati kehancuran

4.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:17
12 JUL 2017
Dok. Wanita Gaza berdoa kepada Allah di tengah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan tentara Israel.
Editor
Abdullatif Assalam
Sumber
Aljazeera

Rimanews - Laporan PBB menyebutkan bahwa kondisi kehidupan di Jalur Gaza, Palestina, terus memburuk dalam 10 tahun terakhir sejak diblokade Israel dan Mesir. Koordinator Bantuan Kemanusiaan dan Aktivitas Pembangunan PBB Robert Piper bahkan mengatakan, Gaza menuju kehancuran.

"Gaza menuju kehancuran, dalam banyak kasus bahkan lebih cepat dari yang kita perkirakan," kata Piper, dikutip dari Al Jazeera.

Laporan yang dirilis Selasa (11/07/2017) berjudul "Gaza - 10 years later" itu mengungkapkan bahwa indikator kunci yang disebutkan dalam laporan PBB tahun 2012, seperti menurunnya penghasilan penduduk lokal, buruknya layanan kesehatan, pendidikan, dan sulitnya mendapatkan aliran listrik kini semakin buruk.

Laporan PBB juga menemukan bahwa satu-satunya sumber air di Gaza diprediksi akan habis pada 2020, kecuali jika segera dilakukan tindakan pencegahan.

PBB mengatakan, Produk Domestik Bruto (GDP) riil per kapita di Gaza juga mengalami penurunan. Pemenuhan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan warga juga terus menurun.

"Ketika sebuah daerah hanya mendapatkan aliran listrik selama dua jam sehari sementara tingkat pengangguran berada di level 60 persen ... ambang batas syarat suatu daerah dapat ditinggali sudah terlampaui sejak lama."

Bantuan kemanusiaan dianggap tidak akan mampu mencegah kehancuran Gaza, hanya memperlambat.

"Saya melihat proses pembunuhan secara perlahan yang luar biasa tidak manusiawi dan tidak adil ini terhadap 2 juta warga sipil di Gaza yang sama sekali tidak memberikan ancaman terhadap siapapun," kata Piper.

Dalam wawancara dengan kantor berita Palestina, Piper mengatakan, kehancuran Gaza dan penduduknya hanya dapat dicegah jika masyarakat internasional bertindak dengan cepat.

"Kami 100 persen optimistis bahwa hal ini dapat dilakukan jika ada niat dari aktor-aktor kunci," tegasnya.

Timur Tengah