Indonesia enggan lawan Cina dalam perang dagang

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Indonesia enggan lawan Cina dalam perang dagang

Pemerintah Indonesia tak menghendaki perang dagang dengan Cina. Indonesia lebih menginginkan relasi dagang yang adil, terutama terkait perlakuan yang adil terhadap komoditas yang akan masuk ke negara masing-masing.

"Kalau kedua negara tak mau menyelesaikan pengenaan bea masuk yang bisa menghambat dan akan terus berkepanjangan apa bedanya dengan perang dagang AS dan Cina. Itu yang tidak saya kehendaki dengan Cina," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada pers di Shanghai, Selasa (06/11/2018).

Dikatakan Enggar, Indonesia dan Cina selama ini sudah terus melakukan perundingan antarpejabat tinggi yang pada intinya ingin menyelesaikan hambatan secara bertahap.

Salah satu permintaan Indonesia kepada Cina, kata Enggar adalah, supaya Cina terus meningkatkan impor nonmigas dari Indonesia sehingga defisit bisa lebih kecil.

Dikatakan, permintaan itupun sudah dilakukan Cina dengan meningkatkan impor CPO sehingga defisit perdagangan cenderung berkurang tiap tahun.

"Hal ini juga sesuai dengan janji Presiden Xi Jinping kepada Presiden Jokowi yang bersedia mengurangi defisit perdagangan Indonesia," katanya.

Dalam kunjungan ke Shanghai kali ini, Mendag Enggartiasto juga sudah bertemu dengan Menteri Perdagangan Cina, yang antara lain agar Cina impor lebih banyak dari Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekspor nonmigas Indonrsia ke Cina terus naik dari 13,26 miliar dolar AS tahun 2015 menjadi 15,12 miliar dolar AS tahun 2016, dan tahun 2017 naik menjadi 21,35 miliar dolar AS. Sementara impor nonmigas Indonesia dari Cina juga cenderung meningkat, yaitu dari 29,22 miliar dolar AS tahun 2015 menjadi 30,69 miliar dolar AS tahun 2016, dan tahun 2017 menjadi 25,05 miliar dolar AS.

Jika dilihat dari neraca perdagangan maka Indonesia dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) selalu alami defisit tapi mulai turun setiap tahunnya, yaitu15,96 miliar dolar AS tahun 2015, 15,57 miliar dolar AS tahun 2016, dan 14,16 miliar dolar AS di 2017.

Dalam sembilan bulan pertama 2018 (Januari-September) ekspor nonmigas Indonesia ke Cina sebesar 18,52 miliar dolar AS, naik dibanding periode sama tahun sebelumnya 14,60 miliar dolar AS. Demikian juga impor nonmigas juga naik menjadi 32,48 miliar dolar AS dari 25,05 miliar dolar AS. sehingga dalam sembilan bulan pertama 2018 Indonesia defisit 13,96 miliar dolar AS.

Mengingat 3 horor perkosaan di Indonesia
Fahri Hamzah: Pilpres lebih banyak perang gimmick, rakyat lapar bos
Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi
Popularitas Habieb Rizieq turun, Golkar: masyarakat ingin kelembutan
TKN: Ustad Abdul Somad tak berpihak pada Prabowo
Demokrat ke Prabowo-Sandi: Apa yang menjadi janji harus ditepati
Demokrat tuding Sekjen Gerindra beri informasi tak utuh ke publik
Isi pembicaraan Jokowi dengan Putin
Sederet dampak buruk jika Anda miskin
PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo
Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram
Kubu Prabowo ingin lakukan taubat nasional
DPR RI kutuk serangan Israel atas warga Palestina
Sete Gibernau kembali balap Gran Prix setelah 10 tahun pensiun
JAPRI ajak masyarakat cerdas hindari hoaks
Fetching news ...