Kumpulan Berita PBNU Terbaru
Terbaru
PBNU: Teror Bom di Madinah Perilaku Tak Beradab

Rimanews - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyatakan teror bom di Madinah merupakan perilaku tak beradab, sehingga layak dikutuk oleh umat di seluruh dunia.

"Perilaku tak beradab itu layak dikutuk bukan saja oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia, tapi juga oleh siapapun yang mencintai perdamaian," kata Ketua PBNU bidang hukum, perundang-undangan dan hak asasi manusia Robikin Emhas di Jakarta, Selasa (5/7/2016)

Robikin berharap otoritas keamanan dan bangsa Indonesia dapat mengambil pelajaran berharga terhadap bom bunuh diri di Madinah tersebut.

"Satu dan lain hal agar secara dini mampu bergandeng tangan untuk mencegah sehingga peristiwa seperti itu tidak terjadi," kata Robikin.

Dia juga menyampaikan duka mendalam atas terjadinya peristiwa yang memakan korban lima orang tewas tersebut.

Dalam pemberitaan sebelumnya dilaporkan pelaku bom bunuh diri menyerang tiga kota Arab Saudi, yakni di Madinah, Qatif dan Jeddah yang menyebabkan lima orang tewas dan dua terluka.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Reuters, bom bunuh diri di kawasan Masjid Nabawi Madinah menyebabkan tiga orang tewas di antaranya dua petugas keamanan Masjid Nabawi dan seorang pelaku bom bunuh diri. Bom bunuh diri itu terjadi saat petugas keamanan itu berbuka puasa pada Senin (4/7) waktu setempat.

Sementara ledakan bom juga terjadi di dekat gedung Konsulat AS di Jeddah. Petugas keamanan Arab Saudi menyebutkan pelaku bom memarkir mobilnya dekat konsulat AS dan meledakan mobil itu sehingga menyebabkan dua orang terluka dan satu orang (pelaku) tewas.

Pelaku bom bunuh diri juga terjadi di kota Qatif yang merupakan kawasan komunitas Syiah. Disebutkan tidak ada warga yang tewas dalam serangan tersebut, namun pelaku bom itu tewas meledakkan dirinya.

Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyatakan teror bom di Madinah merupakan perilaku tak ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-05T06:04:49+0700
http://rimanews.com/internasional/timurtengah/read/20160705/290600/PBNU-Teror-Bom-di-Madinah-Perilaku-Tak-Beradab
5 Juli 2016 | 06:06
PBNU: Teror Bom di Madinah Perilaku Tak Beradab Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyatakan teror bom di Madinah merupakan perilaku tak beradab, sehingga layak dikutuk oleh umat di seluruh ...
Pemerkosaan dan Pembunuhan YY, NU: Karena Miras Manusia Sejahat Iblis

Rimanews - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya menilai tragedi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap siswi SMP di Bengkulu, yang pemicunya diduga adalah minuman keras agar dijadikan semangat mengesahkan Raperda Pelarangan Minuman Beralkohol di Surabaya.

"Kita sangat sedih mendengar kejadian yang memilukan itu. Sangat menyayat rasa kemanusiaan kita. Betapa manusia dengan mudahnya menjadi lebih hina dari hewan dan bisa sejahat iblis, karena pengaruh minuman keras," kata Ketua PCNU Surabaya Achmad Muhidin Zuhri di Surabaya, Minggu (8/05/2016).

Menurut dia, tragedi YY merupakan peringatan yang jelas bagi semua masyarakat bahwa miras merupakan sumber masalah kejahatan dan kerusakan lain. Makanya, lanjut dia, di dalam Islam, minuman keras (khamr) disebut dengan "ummul-khaba'ith" (pangkal kejahatan/keburukan).

Ia mengatakan, kasus-kasus serupa telah banyak terjadi, juga kasus-kasus kejahatan lain akibat pelaku di bawah pengaruh minuman beralkohol seperti pemerkosaan, perampokan, pembunuhan, kecelakaan lalu lintas, dan lainnya.

"Cukuplah Kasus YY menjadi tragedi terakhir bagi bangsa ini. Ini pelajaran yang sangat terang dari Allah SWT kepada bangsa ini," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, sejumlah pihak termasuk aparat pemerintah, wakil rakyat, pengamat, masih enggan mengesahkan regulasi pelarangan total minuman beralkohol.

"Mereka berdalih bertentangan dengan norma legislasi, melawan aturan di atasnya, pendapatan negara-daerah, dan lain-lain. Seperti sedang menyuarakan kepentingan pengusaha mihol dan mengabaikan ancaman serius bagi rakyatnya. Apakah kita menunggu anak-anak kita, istri, saudara perempuan, atau keluarga kita menjadi Yuyun-Yuyun yang lain," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, regulasi apapun yang mengandung pembolehan produksi, peredaran dan konsumsi mihol harus segera dicabut demi hukum dan kepentingan nasional-kemanusiaan. Karena peraturan apapun itu semua bertentangan dengan Pancasila, terutama sila pertama.

"Segera tetapkan/sahkan raperda pelarangan Mihol di Surabaya. Pengesahan ini sekaligus sebagai gerakan sosial nyata untuk diikuti daerah-daerah lainnya di Indonesia dari Surabaya Menuju Indonesia bebas dari Mihol," katanya.

Dia juga mendukung pernyataan Kapolri yang menyarankan perlunya aturan yang jelas dan tegas mengenai Pelarangan Mihol. Selain itu, kata dia, pihaknya mengapresiasi sikap DPD RI dan para anggota DPR RI yang sedang mematangkan rencana pembuatan UU pelarangan Mihol.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya menilai tragedi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-05-08T20:22:44+0700
http://rimanews.com/nasional/hukum/read/20160508/278967/Pemerkosaan-dan-Pembunuhan-YY-NU-Karena-Miras-Manusia-Sejahat-Iblis-
8 Mei 2016 | 20:24
Pemerkosaan dan Pembunuhan YY, NU: Karena Miras Manusia Sejahat Iblis Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya menilai tragedi pemerkosaan dan pembunuhan terhadap siswi SMP di Bengkulu, yang pemicunya ...
Ketua PBNU Mati-matian Puji Ahok

Rimanews - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nusron Wahid,  menyatakan akan mendukung aksi organisasi sayap Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk mendukung musisi Ahmad Dhani maju Pilkada DKI 2017 mendatang.

Namun, secara pribadi dia lebih cocok dengan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Ya dukung (Ahmad Dhani) kalau bisa maju, itu urusan teman-teman. Tapi kalau saya senangnya dengan Pak Ahok," ujar Nusron usai menemui Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Mantan Ketua GP Ansor itu mengaku salut dengan keberanian serta sepak terjang Ahok sepanjang memimpin Jakarta. Padalah, sambung dia, dirinya pun belum tentu memiliki nyali sebesar Ahok.

"Pak Ahok kongkret, punya nyali untuk berantem sama semua. Saya belum tentu punya nyali seperti beliau. Saya termasuk orang berani tapi enggak punya nyali seperti beliau. Saya menghormati yang punya nyali," ungkap Nusron.

Terlebih, nyali demi kebenaran, perubahan untuk Jakarta."Enggak benar bilang enggak benar. Aturan ya aturan," tandasnya.

Alasan lain yang membuat Nusron lebih memilih Ahok adalah karena ia menilai Jakarta mendapat perbaikan. Indikatornya ada pada kemudahan birokrasi serta jalan dan taman kota yang mulai tertata.

"Pokoknya orang cocok yang mau gimana ya pasti milih. Lo mau makan, banyak restoran. Kayak orang mau milih makan, ada warteg ada restoran padang. Kita disuruh milih makanan yang mana, pokoknya lidah saya cocok dengan lidahnya Ahok. Ibarat makanan gitu aja," kata pria yang kini menjabat sebagai Kepala BNP2TKI itu.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nusron Wahid,  menyatakan akan mendukung aksi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-03-30T19:43:28+0700
http://rimanews.com/nasional/politik/read/20160330/271021/Ketua-PBNU-Mati-matian-Puji-Ahok
30 Maret 2016 | 19:42
Ketua PBNU Mati-matian Puji Ahok Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nusron Wahid,  menyatakan akan mendukung aksi organisasi sayap Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk mendukung musisi Ahmad Dhani ...
PBNU: LGBT Nodai Kehormatan Manusia

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bukan saja bertentangan dengan ajaran agama, melainkan juga bentuk penodaan terhadap kehormatan kemanusiaan.

"PBNU menolak dengan tegas paham dan gerakan yang membolehkan atau mengakui eksistensi LGBT," kata Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar saat menyampaikan pernyataan resmi PBNU terhadap LGBT di Jakarta, Kamis (25/2/2016).

PBNU menilai kampanye terhadap aktivitas LGBT adalah tindakan melanggar hukum yang perlu diberikan sanksi. Untuk itu, PBNU meminta Pemerintah mengambil langkah-langkah segera untuk menghentikan segala kegiatan yang menyokong aktivitas LGBT, termasuk bantuan dana dan intervensi asing.

PBNU berpendapat perlu disusun undang-undang yang menegaskan larangan LGBT dan perilakunya sebagai kejahatan, memberikan hukuman bagi setiap orang yang terus mempropagandakan dan mengampanyekan normalisasi LGBT serta melarang aktivitasnya.

PBNU juga berpendapat perlu ada pengerahan sumber daya, baik dari pemerintah maupun masyarakat, untuk merehabilitasi setiap orang yang punya kecenderungan LGBT.

"Salah satu hak mereka (LGBT) adalah memperoleh rehabilitasi dan edukasi secara baik," kata Kiai Miftah yang didampingi Katib Syuriah PBNU KH M Mujib Qulyubi.

Untuk itu, PBNU meminta Pemerintah serius memberikan rehabilitasi dan mewajibkannya dan meminta kepada semua pihak untuk bahu membahu menyediakan layanan rehabilitasi bagi mereka yang memiliki kecenderungan LGBT dan mendampingi untuk pemulihannya. 

"Perlu ada langkah dakwah dengan hikmah, menggunakan cara yang baik, lemah lembut, peduli, penuh kasih sayang, jelas dan tegas dalam menanganinya," kata Kiai Miftah. 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-02-26T03:48:40+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20160226/264092/PBNU-LGBT-Nodai-Kehormatan-Manusia
26 Februari 2016 | 04:33
PBNU: LGBT Nodai Kehormatan Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bukan saja bertentangan dengan ajaran agama, melainkan juga bentuk penodaan ...
Gafatar Berbahaya karena Kelamin Organisasinya Tidak Jelas, Kata PBNU

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ramai dibicarakan saat ini merupakan kelompok baru dan sangat berbahaya karena tidak jelas kelaminnya apakah berafiliasi langsung dengan kelompok radikal.

"Gafatar secara langsung tidak ada keterkaitan dengan ISIS, sebab yang terkait seperti Anshor Tauhid, Jamaah Islam, dan Majelis Mujahidin," kata Ketua Umum (Ketum) PBNU KH Said Aqil Siroj, seusai bersilaturahmi dengan warga NU Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/1/2016).

Said mengaku belum mengetahui secara jelas garis organisasi Gafatar. Namun, dia menduga merupakan organisasi yang perlu diwaspadai sebagai sebuah aliran Islam ekslusif.

"Ini kelompok berbahaya yang bisa menyesatkan saudara-saudara kita. Oleh karena itu, kita selalu menjaga warga NU dari berbagai ancaman," tandas Said.

Pada kesempatan berbeda, Kadivhumas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri Jakarta menduga organisasi Gafatar mengandalkan prinsip kasih sayang dan anti kekerasan untuk menarik minat masyarakat agar bergabung dengan organisasi mereka.

"Mereka menggunakan asas kasih sayang dan anti kekerasan. Ini kedok mereka dengan menawarkan keringanan-keringanan dalam melaksanakan ibadah sehingga menarik bagi mereka yang enggan beribadah sesuai syariat Islam," katanya.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-01-12T17:03:44+0700
http://rimanews.com/budaya/agama/read/20160112/255279/Gafatar-Berbahaya-karena-Kelamin-Organisasinya-Tidak-Jelas-Kata-PBNU
12 Januari 2016 | 16:58
Gafatar Berbahaya karena Kelamin Organisasinya Tidak Jelas, Kata PBNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ramai dibicarakan saat ini merupakan ...
Said Aqil: Maulid Nabi-Natal Bersamaan Wujudkan Toleransi

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mensyukuri terjadinya dua perayaan agama berbeda, kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) serta Hari Raya Natal, yang waktunya hampir bersamaan, sehingga dapat mewujudkan toleransi antarumat beragama.

"Kami sangat bersyukur di penghujung 2015 ada dua peristiwa besar yang harus kita syukuri yaitu Maulid Nabi dan Natal," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Atas dasar itu, Said berharap kerukunan dan toleransi antarumat beragama semakin baik. "Kita semua harus menghindari terjadinya intoleransi umat beragama," kata dia.

Pada tahun ini, Maulid Nabi jatuh pada 24 Desember dan Natal pada tanggal 25 Desember. Peristiwa semacam ini sendiri sangat jarang terjadi.

Maulid merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad yang biasa dirayakan umat Muslim sesuai penanggalan Qomariyah (Hijriah) atau setiap 12 Rabiul Awwal.

Sementara itu, Natal adalah perayaan umat Kristiani dalam mengenang kelahiran Isa Almasih yang diperingati setiap 25 Desember sesuai kalender Syamsiyah (Masehi).

Sementara itu, Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) mengimbau umat Islam memanfaatkan momentum Maulid Nabi untuk membina akhlak mulia.

Ketua PP DMI Bidang Hukum, Sarana dan Waqaf, Muhammad Natsir Zubaidi, juga mengatakan Maulid Nabi harus diperingati dengan suka cita tanpa pesta pora berlebihan.

"Umat justru harus termotivasi untuk merayakan Maulid Nabi dalam konteks berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan," kata Natsir yang juga Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mensyukuri terjadinya dua perayaan agama berbeda, kelahiran Nabi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-12-23T21:42:22+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20151223/252316/Said-Aqil-Maulid-Nabi-Natal-Bersamaan-Wujudkan-Toleransi
23 Desember 2015 | 21:43
Said Aqil: Maulid Nabi-Natal Bersamaan Wujudkan Toleransi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mensyukuri terjadinya dua perayaan agama berbeda, kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi) serta Hari Raya Natal, yang ...
Warga NU Diimbau Sukseskan Pilkada Serentak Besok

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau Nahdliyin atau warga NU menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015.

"Ini akan menentukan sistem demokrasi kita. Kalau sukses, ini luar biasa dan menjadi contoh demokrasi yang ideal," kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, di Jakarta, Senin (08/12/2015).

Ia menegaskan meski memilih bukan kewajiban, melainkan hak, namun hak itu sebaiknya digunakan untuk menyukseskan pilkada serentak yang merupakan agenda bangsa ini.

Menurut dia, perilaku warga NU yang beradab, bermartabat, dan berbudaya dalam menyukseskan pilkada dapat menjadi contoh di Indonesia dan di dunia. "Kita tunjukkan bahwa kita warga NU mempunyai prinsip yang ideal," kata Said Aqil.

Sementara secara organisasi, Said Aqil mengatakan NU tetap memegang khittah, yakni tidak terlibat politik praktis. Namun, warga NU harus memilih calon-calon yang ikut pilkada.

Sebagai warga NU tentu diharapkan memilih pasangan calon kepala daerah-wakil kepala daerah yang berlatar belakang NU jika ada.

"Kalau nggak ada calon NU-nya, ya calon yang dekat dengan NU, calon yang memiliki sikap moderat," kata Said Aqil.

Pada Rabu (9/12) akan dilaksanakan pilkada serentak di 269 daerah. Ini merupakan pilkada serentak pertama yang digelar di Tanah Air.

Untuk menyukseskan pilkada serentak yang salah satu ukurannya adalah tingginya tingkat partisipasi pemilih, Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2015 menyatakan tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau Nahdliyin atau warga NU menyukseskan pemilihan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-12-08T22:18:32+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20151208/249605/Warga-NU-Diimbau-Sukseskan-Pilkada-Serentak-Besok
8 Desember 2015 | 22:19
Warga NU Diimbau Sukseskan Pilkada Serentak Besok Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau Nahdliyin atau warga NU menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015. "Ini ...
Slamet Effendy Yusuf Meninggal karena Serangan Jantung

Rimanews - Ketua Umum Pucuk Pimpinan Muslimat NU yang juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menduga Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Slamet Effendy Yusuf meninggal akibat serangan jantung.

"Pak Slamet punya penyakit jantung. Sudah cukup lama," kata Khofifah ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Khofifah memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keluarga Slamet Effendy Yusuf. Istri Slamet, Siti Aniroh, adalah Sekretaris Jenderal PP Muslimat NU, organisasi yang dipimpin Khofifah.

Ia pun merasa kehilangan dengan meninggalnya seniornya di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan di lingkungan NU itu.

Kondisi Slamet Effendy Yusuf yang kurang sehat juga diakui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Bahkan, ketika Muktamar NU di Jombang Agustus lalu, Slamet pun tampak kurang sehat.

"Tapi beliau berusaha mengikuti muktamar dari awal sampai selesai," katanya.

Slamet Effendy Yusuf yang juga anggota Lembaga Pengkajian MPR RI meninggal dunia usai melaksanakan tugasnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/12) malam.

Kabag Set Lembaga Pengkajian MPR Anwar Syaddad ketika dihubungi melalui telepon mengatakan seusai melaksanakan rangkaian kegiatan Lembaga Pengkajian MPR RI di Gedung Merdeka Bandung, Slamet Effendy bergegas menuju hotel tempat menginap yang jaraknya hanya beberapa meter dari lokasi kegiatan.

"Jadi waktu itu sopirnya dan anggota Pengkajian MPR lainnya sempat mencari-cari Pak Slamet. Dan setelah di cek di hotel, kamarnya terkunci dari dalam namun atas persetujuan pihak hotel kita buka paksa dan di dalam sudah ditemukan Pak Slamet ternyata telah wafat," kata dia.

Rabu dini hari jenazah Slamet Effendy Yusuf sudah diserahkan kepada pihak keluarganya dan saat ini berada di rumah duka yakni di Citra Grand Blok H Nomor 4 Casttil Garden Cibubur, Bogor, Jabar.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Purwokerto, Jawa Tengah.

Ketua Umum Pucuk Pimpinan Muslimat NU yang juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menduga ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-12-03T11:16:49+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20151203/248723/Slamet-Effendy-Yusuf-Meninggal-karena-Serangan-Jantung
3 Desember 2015 | 11:15
Slamet Effendy Yusuf Meninggal karena Serangan Jantung Ketua Umum Pucuk Pimpinan Muslimat NU yang juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menduga Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH ...
ISIS Ingin Kuasai Asia 2017, Kata Kyai Said

Rimanews - Ketua PBNU Said Aqil Siraj menuturkan, umat Islam wajib menolak ajaran ISIS maupun aliran Islam garis keras lainnya. Sebab, ajaran itu sangat berbahaya dan jika mereka datang ke Indonesia harus ditolak.

"Kita kaum intelektual NU harus siap menghadapi fitnah ISIS dan jika mereka datang ke Indonesia, maka wajib hukumnya untuk menolak ajaran dan fitnah tersebut," kata Ketua PBNU Said Aqil Siroj di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (20/11/2015).

Menurutnya, ISIS mempunyai agenda untuk memperluas wilayah kekuasaannya pada 2017. "Agenda ISIS pada 2017 harus menguasai Asia dan 2022 menguasi dunia dengan khalifah yang beribukota disalah satu negara bekas jajahan Soviet," ujar Said.

Ia menambahkan, semua warga negara Indonesia umumnya dan khususnya warga NU harus tolak jika ada ajaran asing yang masuk ke Indonesia dan ajaran itu mengindikasikan ajaran keras itu wajib hukumnya ditolak.

"Ajaran asing yang masuk ke Indonesia harus ditolak karena ajaran itu bisa memecah belah antara warga negara," tambahnya.

Kyai Said juga menekankan setiap individu wajib membela negaranya dari perpecahan dan adudomba orang-orang yang tidak tanggung jawab seperti fatwa KH Hasyim Asy'ari bahwa membela tanah air adalah fardu ain.

"Setiap individu wajib membela tanah air ," imbuhnya.

Ketua PBNU Said Aqil Siraj menuturkan, umat Islam wajib menolak ajaran ISIS maupun aliran Islam ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-11-20T20:17:10+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20151120/246411/ISIS-Ingin-Kuasai-Asia-2017-Kata-Kyai-Said
20 November 2015 | 20:15
ISIS Ingin Kuasai Asia 2017, Kata Kyai Said Ketua PBNU Said Aqil Siraj menuturkan, umat Islam wajib menolak ajaran ISIS maupun aliran Islam garis keras lainnya. Sebab, ajaran itu sangat berbahaya dan jika ...
Said Aqil: Tanpa Pesantren, NU Bukan Apa-apa

Rimanews - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, menyatakan, selain tempat menimba ilmu, pesantren juga sebagai lembaga yang membangun generasi berakhlak.

"Pesantren ikut berperan dalam kemerdekaan Republik Indonesia serta membangun akhlak masyarakat sejak dulu," ujar Said Aqil, saat menghadiri pengukuhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kutai Kartanegara 2015-2020 yang di ketuai H Chairul Anwar, di Pondok Pesantren Karya Pembangunan Ribathul Khail, Tenggarong, Minggu (15/11/2015).

Selain dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj pengukuhan PCNU Kutai Kartanegara tersebut juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan H Suriansyah, sejumlah anggota DPRD Kaltim dan Kutai Kartanegara, Kantor Kementerian Agama setempat, pengurus NU Kaltim , ormas Islam, para ulama, tokoh masyarakat serta warga NU Tenggarong dan sekitarnya.

Nahdlatul Ulama kata Sadi Agil, tidak boleh jauh dari prinsip dan nilai-nilai pesantren.

Tanpa pesantren kata Said Agil, NU bukan apa-apa karena dibentuk oleh ulama sekolah Islam tersebut, yang membawa misi pesantren menjadi pandangan hidup Muslim Indonesia.

Kelebihan pesantren menurut Said Agil, selain tempat menimba ilmu, juga sekaligus mengamalkannya.

Ia juga juga mengingatkan agar jamaah NU terus meningkatkan semangat nasionalisme menjaga keutuhan NKRI dengan menjaga kerukunan.

"Semangat NU adalah membela agama dan menyelamatkan tanah air Indonesia, menjaga ketentraman dan menghindari kekerasan," kata Said Agil.

Sementara, Ketua Tanfidziyah PWNU Kaltim KH Muhammad Rasyid meminta agar PCNU Kutai Kartanegara terus berinovasi serta dapat memacu peran maksimal NU dalam mensejahterakan rakyat, menyebar optimisme dan menghadirkan keteladanan dan kebaikan.

Ia menyatakan, penguatan faham "Ahlussunnah Wal Jama`ah An-Nahdiyah" perlu mendapat prioritas dari pengurus dan segenap jamaah PCNU Kutai Kartanegara.

Hal tersebut menurutnya agar tercipta kondisi masyarakat yang taat menjalankan agama.

"Penguatan kembali peran pesantren yang merupakan basis NU, sangat diharapkan sebagai lembaga yang mampu mencetak SDM yang berakhlakul karimah," ujar Muhammad Rasyid.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, menyatakan, selain tempat ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-11-16T00:10:04+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20151116/245271/Said-Aqil-Tanpa-Pesantren-NU-Bukan-Apa-apa
16 November 2015 | 06:17
Said Aqil: Tanpa Pesantren, NU Bukan Apa-apa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, menyatakan, selain tempat menimba ilmu, pesantren juga sebagai lembaga yang membangun generasi ...
Pembakaran Gereja Aceh, PBNU Minta Semua Pihak Menahan Diri

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan aksi pembakaran gereja di Desa Sukamakmur, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, yang dilakukan sejumlah oknum warga setempat.

"Apa pun alasan yang melatarbelakangi, aksi main hakim sendiri terlebih dilakukan dengan cara kekerasan tidak bisa dibenarkan oleh hukum," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (14/10/2015).

PBNU menegaskan bahwa Islam bukan agama yang mengajarkan kekerasan. Islam adalah agama akhlak yang diturunkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam.

Selain itu, PBNU juga menyerukan agar pihak-pihak yang bersengketa saling menahan diri. Sikap teduh untuk menjaga suasana tetap tenang dan kondusif sangat dibutuhkan di Aceh Singkil, khususnya di lokasi kejadian untuk saat-saat sekarang ini.

PBNUpun meminta aparat bertindak persuasif dengan sesegera mungkin membuat langkah-langkah mediasi. Pemerintah dan otoritas keamanan diharapkan melakukan penyelidikan mendalam sebab-sebab yang memicu terjadinya peristiwa pembakaran rumah ibadah tersebut.

"Pemda dengan segenap unsur Muspida, ulama, tokoh masyarakat hendaknya mengedepankan prinsip-prinsip maslahah 'ammah (kepentingan umum) dan penegakan hukum yang tegas, adil, dengan tetap mengedepankan ahlakul karimah (akhlak yang baik) ," kata Said Aqil.

Sebelumnya, terjadi bentrok antarwarga yang menewaskan dua warga dan empat orang luka-luka serta pembakaran gereja di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Makmur, Aceh Singkil, Selasa (13/10). Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menyatakan akar masalah dari peristiwa itu adalah penertiban rumah ibadah yang dianggap tak memiliki izin.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan aksi pembakaran gereja di Desa Sukamakmur, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-10-14T10:55:08+0700
http://rimanews.com/nasional/keamanan/read/20151014/239520/Pembakaran-Gereja-Aceh-PBNU-Minta-Semua-Pihak-Menahan-Diri
14 Oktober 2015 | 10:55
Pembakaran Gereja Aceh, PBNU Minta Semua Pihak Menahan Diri Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan aksi pembakaran gereja di Desa Sukamakmur, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, yang dilakukan sejumlah ...
KPK Dikebiri, PBNU Ingatkan Hukuman Mati Untuk Koruptor

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berpendapat pembatasan umur Komisi Pemberantasan Korupsi selama 12 tahun dalam draft revisi UU KPK tidak mencerminkan kesadaran kolektif anti korupsi. PBNU pun kembali mengingatkan rekomendasinya agar koruptor dihukum mati.

"Bahkan boleh dikatakan tidak memiliki basis argumentasi dan rasio logis yang memadai, karena di tengah praktik korupsi yang masih membudaya dan masyarakat yang menempatkan korupsi sebagai extra ordinary crime," kata Ketua PBNU bidang Hukum, Perundang-undangan dan Hak Asasi Manusia, Robikin Emhas,  di Jakarta, Kamis (08/10/2015).

Menurutnya, sangat wajar jika kemudian terjadi penolakan oleh publik terhadap gagasan itu.

"Berbeda seandainya pembubaran KPK yang memang bersifat ad hoc itu didasarkan pada indeks korupsi dengan parameter yang akuntabel, misalnya," kata Robikin.

Dia juga mengungkapkan bahwa Nahdlatul Ulama dalam Muktamar ke-33 di Jombang pada awal Agustus lalu bahkan merekomendasi agar koruptor dihukum mati.

"Rekomendasi itu dilakukan setelah melalui kajian mendalam dan sangat hati-hati, termasuk dari sisi Hak Asasi Manusia," katanya.

Nahdlatul Ulama, menurut Robikin, merekomendasi hukuman mati terhadap koruptor adalah karena daya rusak korupsi yang langsung menyentuh kehidupan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

“Dalam kondisi seperti ini, politik pembangunan hukum harus memperkuat institusi penegak hukum di bidang pemberantasan korupsi, baik kepolisian, kejaksaan dan KPK,” tegas dia.

Selain itu, Robikin juga menegaskan agar pembentuk undang-undang melalui proses legislasi yang ada perlu terus mendorong tata kelola pemerintahan yang makin akuntabel dan transparan.

“Serta terus mengupayakan tumbuh-berkembangnya budaya anti korupsi di masyarakat,” pungkas Robikin.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berpendapat pembatasan umur Komisi Pemberantasan Korupsi ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-10-08T09:35:35+0700
http://rimanews.com/nasional/hukum/read/20151008/238480/KPK-Dikebiri-PBNU-Ingatkan-Hukuman-Mati-Untuk-Koruptor
8 Oktober 2015 | 09:35
KPK Dikebiri, PBNU Ingatkan Hukuman Mati Untuk Koruptor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berpendapat pembatasan umur Komisi Pemberantasan Korupsi selama 12 tahun dalam draft revisi UU KPK tidak ...
Mendagri Diminta Ingatkan Presiden Jokowi Soal HSN

Rimanews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengingatkan Presiden Joko Widodo soal penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN).

"Tanggal 22 Oktober ini jadi hal yang paling menonjolkan peran santri dalam perjuangan kemerdekaan," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat menerima kunjungan Mendagri di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (07/10/2015).

Didampingi Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Said Aqil menjelaskan penetapan bahwa tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional juga telah disepakati oleh 12 Ormas Islam lainnya yang bersama NU tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).

Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan mendukung penetapan Hari Santri Nasional dan berjanji membantu menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya akan menyampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo," kata mantan Sekjen DPP PDIP ini. Terkait kunjungan ke PBNU, Mendagri menyebut kunjungan itu untuk silaturahim. Pihaknya memang mengagendakan untuk bersilaturahim ke ormas-ormas.

"Saya pertama kali berkunjung ke PBNU sebagai agenda kegiatan silaturahim kepada ormas," kata dia.

Sementara Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengusulkan agar besaran dana bantuan bagi ormas dari Kemendagri proporsional, tidak sama rata seperti sekarang, mengingat kebutuhan antara ormas yang satu dengan yang lain tidak sama.

"Bisa dengan pertimbangan jumlah keanggotaan dan akta pendirian. Jika (lahir) sebelum kemerdekaan (jumlah bantuan) lebih besar karena andil berjuang dan sebagainya," usul Helmy yang juga mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal.

Terkait Hari Santri Nasional, PBNU dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/10), menyatakan siap menggelar peringatan pada 22 Oktober mendatang.

"Diresmikan ataupun tidak, Hari Santri 22 Oktober tetap akan kita peringati," kata Said Aqil kepada wartawan pada kesempatan itu.

Namun, ia optimistis Hari Santri akan disahkan. Menurut dia, saat ini penetapan Hari Santri masih dalam proses administrasi di Kementerian Agama dan Kementerian Sosial. "Pak Jokowi pada dasarnya merestui," kata Said Aqil.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengingatkan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-10-07T23:41:17+0700
http://rimanews.com/nasional/politik/read/20151008/238452/Mendagri-Diminta-Ingatkan-Presiden-Jokowi-Soal-HSN
8 Oktober 2015 | 04:30
Mendagri Diminta Ingatkan Presiden Jokowi Soal HSN Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengingatkan Presiden Joko Widodo soal penetapan tanggal 22 Oktober sebagai ...
PBNU: Presiden Setuju 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional

Rimanews - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah setuju jika tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional.

"Pak Jokowi pada dasarnya merestui," kata Said Aqil dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (06/10/2015).

Saat ini, kata dia, penetapan Hari Santri dalam proses administrasi di Kementerian Agama dan Kementerian Sosial.

Menurut Said Aqil, Presiden awalnya ingin Hari Santri jatuh pada 1 Muharam, akan tetapi 1 Muharam merupakan Tahun Baru Islam yang dirayakan umat Islam seluruh dunia.

Tanggal 22 Oktober kemudian dipilih karena mempresentasikan subtansi kesantrian yakni spritualitas dan patriotisme ketika Kiai Hasyim Asyari mengumumkan fatwa yang masyhur disebut Resolusi Jihad untuk merespons Agresi Belanda ke II.

"Resolusi Jihad memuat seruan-seruan penting yang memungkinkan Indonesia tetap bertahan dan berdaulat sebagai negara dan bangsa," kata Said Aqil.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini juga menjelaskan bahwa Kementerian Agama telah mengirimkan surat kepada 10 ormas Islam terkait dengan perkembangan penetapan Hari Santri. Menurutnya, mayoritas ormas Islam itu telah memberikan persetujuan.

"Jadi posisinya sekarang surat dari ormas-ormas Islam itu sudah disampaikan ke Menteri Agama untuk dijadikan dasar penetapan oleh Presiden," kata dia.

Selain itu, lanjut Helmy, 13 ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) pun telah menyerahkan surat dukungan atas penetapan Hari Santri kepada Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara.

"Kalau mendengar bocorannya, insyaAllah tanggal 22 Oktober pemerintah akan menetapkan Hari Santri Nasional," ujar mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal itu.

Berbagai acara akan digelar untuk memperingati Hari Santri, di antaranya Kirab Hari Santri Nasional, 16-22 Oktober, berangkat dari Tugu Pahlawan Surabaya melewati 30 PCNU sepanjang jalur Pantura dan berakhir di Tugu Proklamasi Jakarta.

Sepanjang tanggal itu juga dilaksanakan Ekspedisi Pelayaran Hari Santri Nasional menggunakan kapal perang yang diikuti 1.000 santri dengan melibatkan badan otonom, pesantren, dan ormas-ormas Islam. Dalam ekspedisi tersebut akan diselenggarakan apel lintas laut Jakarta-Surabaya-Bali.

Kegiatan lainnya adalah ziarah, bahtsul masail, istighotsah, lailatul ijtima', pengobatan gratis, dan pagelaran seni.

"Jadi, diresmikan ataupun tidak, Hari Santri 22 Oktober tetap akan kita peringati," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyatakan Presiden Joko ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-10-06T22:34:33+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20151006/238222/PBNU-Presiden-Setuju-22-Oktober-sebagai-Hari-Santri-Nasional
6 Oktober 2015 | 22:45
PBNU: Presiden Setuju 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah setuju jika tanggal 22 ...
Gus Anam Balas Kontroversi Jenggot Kiai Said dengan Syair

Rimanews - Pernyataan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj soal jenggot menggurangi kecerdasan menuai kecaman. Pengasuh Pondok Pesantren Leler Banyumas Jawa Tengah Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam) salah satunya.

Gus Anam membalas pernyataan Said Aqil dengan gubahan syi’ir arab;

ائمة الهدى ارباب اللحية # من مالك حتى ابي حنيفة
واحمد والشافعي اﻻجل # هذا خطاب والله لذو خلل
فسعيد وفلان واخرون # كل اؤلئك همو المداهنون
اعجبهم تصفيق ارباب الهوى $ صريح السنة خذ واترك السوى

Para imam pembawa petunjuk mereka mempunyai jenggot # 

Dari Imam Malik sampai Imam Abi Hanifah
Dan Imam Ahmad serta Imam Syafi’i yang agung #

Perkataan ini (Said Agil Siraj) demi Allah mempunyai banyak cacat
Adapun Said (SAS) dan seseorang yang lain telah melecehkan (peserta yang tepok tangan) #

Mereka semua adalah orang -orang yang meremehkan
Sungguh mengherankan mereka bertepuk tangan karena menuruti hawa nafsu mereka #

Ambillah jalan sunnah yang telah jelas dan tinggalkanlah yang melenceng dari kebenaran.

Sebelumnya, Said Aqil menyebut orang yang memelihara jenggot selalu mengedepankan emosi karena kecerdasan mereka berkurang.

Aqil menyebut tokoh-tokoh cerdas jarang yang berjenggot. Gus Dus tidak berjenggot, Nurcholis Madjid tidak berjenggot, Quraish Shihab tidak berjenggot. Semakin panjang jenggot semakin go*lok," kata Said dalam salah satu ceramahnya.

Pernyataan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj soal jenggot menggurangi kecerdasan menuai kecaman. ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-09-14T11:56:21+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20150914/234140/Gus-Anam-Balas-Kontroversi-Jenggot-Kiai-Said-dengan-Syair
14 September 2015 | 11:54
Gus Anam Balas Kontroversi Jenggot Kiai Said dengan Syair Pernyataan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj soal jenggot menggurangi kecerdasan menuai kecaman. Pengasuh Pondok Pesantren Leler Banyumas Jawa Tengah ...
Ini Video Said Aqil Hina Ulama Berjenggot

Rimanews - Pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj soal jenggot kini ramai diperbincangkan. Bagaimana tidak, guyonan Kiai Said dalam sebuah ceramahnya ini mengolok-olok ulama yang memelihara jenggot.

Dalam rekaman video berdurasi lebih kurang tiga menit di jejaring YouTube, Aqil menyebut jenggot sebatas budaya Arab dan bukan bagian dari syariat Islam.

"Kita ini Islam Nusantara. kita ini bukan Islam Arab. Kita memiliki tipologo sendiri. 

"Bukan Islamisasi kok. Arabisasi sebenarnya mereka ini. Tidak percaya diri. Kehilangan kepercayaan diri sehingga jadi orang Islam pakaiannya harus seperti Arab. Jenggotnya panjang. Orang Arab jenggotnya lebat. Kalau kita ini kadang liat anak berjenggot itu seperti kesebelasan sepakbola. Jenggotnya hanya ada sebelas helai," kata Said disambut gelak tawa hadiri yang menghadiri ceramah.

Jenggot, kata Said, juga menghilangkan kecerdasan lantaran unsur-unsur yang dibutuhkan otak untuk mendukung kecerdasan terserap oleh jenggot.

"Coba lihat Gus Dur tidak berjenggot, Nurcholis Madjid tidak berjenggot, Pak Quraish Shihab tidak berjenggot. Yang cerdas-cerdas enggak ada yang berjenggot. Tapi Kalau berjenggot emosinya saja meledak-ledak. Geger otaknya, karena syaraf yang untuk mensuport otaknya supaya cerdas ketarik oleh jenggot itu," sambung Said.

Bagian penutup dari ceramah Aqil yang diulang-ulang dalam rekaman video ini ialah, "Semakin panjang jenggot semakin goblok". 

Berikut rekaman video Aqil soal hinaan bagi tokoh berjenggot:

Pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj soal jenggot kini ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-09-14T11:09:15+0700
http://rimanews.com/nasional/peristiwa/read/20150914/234128/Ini-Video-Said-Aqil-Hina-Ulama-Berjenggot
14 September 2015 | 11:04
Ini Video Said Aqil Hina Ulama Berjenggot Pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj soal jenggot kini ramai diperbincangkan. Bagaimana tidak, guyonan Kiai Said dalam ...
PBNU Bakal Bangun Universitas di Tiap Provinsi

Rimanews  - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan pihaknya segera membentuk Badan Perguruan Tinggi NU (BPTNU) yang akan membina, mengembangkan, dan menambah jumlah universitas di lingkungan NU.

"Kami sudah memiliki 24 universitas NU, nantinya akan kita kembangkan lagi, karena itu kita akan membentuk Badan Perguruan Tinggi NU," katanya setelah menyampaikan kuliah umum dalam Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Mahasiswa Baru Universitas NU Surabaya (Unusa) di Ruang Shofa, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (06/09/2015).

Didampingi Ketua PBNU, Prof Mohammad Nuh yang ditunjuk membidani badan PTNU itu, Said menjelaskan PBNU memiliki kewenangan, kepentingan, dan kewajiban untuk menjadikan PTNU yang ada menjadi lebih baik lagi.

"Karena itu, kita akan melakukan intervensi dalam bentuk pendampingan melalui Badan PTNU itu. PTNU yang masih merangkak akan dibina hingga bisa berjalan, lalu PTNU yang sudah bisa berjalan akan dibina menjadi lebih maju lagi," katanya.

Ditanya rencana menambah jumlah PTNU yang ada, Mohammad Nuh yang juga Ketua Umum Yayasan RSI Surabaya (YaRSIS) menyatakan, PBNU memiliki target membentuk satu universitas NU untuk satu provinsi, sehingga nantinya setiap provinsi akan memiliki PTNU.

"Kami juga akan melihat potensi yang ada, apakah memerlukan dukungan fasilitas, akses, atau sesuai kebutuhan. Pokoknya, kita akan melakukan penyempurnaan, yakni dari titik menjadi garis, dari garis menjadi bidang, dari bidang menjadi ruang," kata mantan Mendikbud itu.

 - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan pihaknya segera membentuk Badan Perguruan ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-09-06T14:04:09+0700
http://rimanews.com/budaya/pendidikan/read/20150906/232813/-PBNU-Bakal-Bangun-Universitas-di-Tiap-Provinsi
6 September 2015 | 19:28
PBNU Bakal Bangun Universitas di Tiap Provinsi  - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan pihaknya segera membentuk Badan Perguruan Tinggi NU (BPTNU) yang akan membina, mengembangkan, dan menambah ...
Reaksi Saiton Diminta PBNU Ganti Nama

Rimanews – Kemunculan pria bernama Saiton di Palembang, sukses menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, nama pria yang berprofesi sebagai Wakil Kepala Sekolah di SMK Bisnis dan Teknologi ini bermakna sangat negatif.

Dalam kartu tanda penduduk atau KTP milik Saiton, tercatat kalau pria kelahiran 10 Februari 1976 ini tinggal di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang dan beragama Islam.

Hebohnya penggunaan nama Saiton untuk seorang manusia, membuat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj ikut bersuara.

Saiton disarankan mengganti nama dengan kandungan arti yang lebih baik.

"Hadis bilang bahwa berilah nama pada anakmu dengan nama yang baik," ‎ujar Said.

Meski dianjurkan untuk mengganti nama, Said mengatakan kalau nama Saiton tidak termasuk dalam menyekutukan Tuhan atau Syirik.

Ternyata, Saiton menolak saran untuk mengganti nama karena mengaku akan kesulitan saat harus mengurus identitas baru serta berkas-berkas yang dia miliki seperti KTP, SIM, dan Ijazah. Khususnya Ijazah S2 yang sudah didapatkan dengan susah payah.

Untuk diketahui, Saiton merupakan Sarjana S2 yang memperoleh gelar Magister Administrasi Publik.

– Kemunculan pria bernama Saiton di Palembang, sukses menyita perhatian publik. Bagaimana ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-08-31T15:04:41+0700
http://rimanews.com/gayahidup/feminin/read/20150901/231679/Reaksi-Saiton-Diminta-PBNU-Ganti-Nama
1 September 2015 | 03:00
Reaksi Saiton Diminta PBNU Ganti Nama – Kemunculan pria bernama Saiton di Palembang, sukses menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, nama pria yang berprofesi sebagai Wakil Kepala Sekolah di SMK Bisnis ...
Romi: Susunan Pengurus PBNU Saat Ini Telah Mencederai Khitah NU

Rimanews - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Surabaya, M. Romahurmuziy, mendesak parpolisasi pada susunan kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dihentikan guna kepentingan bersama.

"Kepengurusan PBNU hasil Muktamar di Jombang, banyak didominasi oleh kekuatan partai politik tertentu sehingga harus segera dihentikan," kata pria yang akrab disapa Romi saat berkunjung ke kantor PWNU Jawa Tengah di Semarang, Senin (30/08/2015).

Ia menjelaskan bahwa susunan pengurus PBNU saat ini tidak menunjukkan dan telah mencederai khitah NU.

"Oleh karena itu, PBNU harus segera meluruskannya karena sangat membahayakan bagi eksistensi NU secara nasional," ujarnya.

Menurut dia, NU merupakan aset bangsa yang harus dikelola secara profesional dan PBNU harus mampu menjaga jarak sama antara satu parpol dengan parpol lainnya.

Ia mencontohkan DPP PPP yang akan selalu menjaga jarak dengan NU agar tidak mengganggu khitah NU.

"NU seharusnya bisa menjadi organisasi perekat umat, bukannya justru menjadi organisasi yang menciptakan sekat bagi umat," katanya.

Ketua PWNU Jateng Abu Hapsin juga mendesak pengurus pusat PBNU untuk merombak susunan kepengurusan yang ada saat ini karena diduga hanya mengakomodasi parpol tertentu.

"PWNU Jateng telah mengirim surat yang juga ditandatangani oleh mustasyar kepada PBNU agar merombak kepengurusan yang saat ini sudah tersusun," ujarnya.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Surabaya, M. Romahurmuziy, mendesak ...
800
800
rimanews.com
600
60
2015-08-31T22:44:12+0700
http://rimanews.com/nasional/politik/read/20150831/231762/Romi-Susunan-Pengurus-PBNU-Saat-Ini-Telah-Mencederai-Khitah-NU
31 Agustus 2015 | 23:05
Romi: Susunan Pengurus PBNU Saat Ini Telah Mencederai Khitah NU Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Surabaya, M. Romahurmuziy, mendesak parpolisasi pada susunan kepengurusan Pengurus ...
Foto & Video
Semarak Festival Pariwisata Kemitraan di Museum Airlangga

Rimanews - Wisatawan mancanegara peserta Festival Pariwisata Kemitraan mengamati arca di museum Airlangga, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (28/7/2016).

Festival yang diikuti oleh wisatawan dari sepuluh negara tersebut didukung oleh sejumlah biro wisata, perhotelan, dan pemerintah daerah setempat guna mempromosikan destinasi wisata budaya ke dunia internasional.

Wisatawan mancanegara peserta Festival Pariwisata Kemitraan mengamati arca di museum Airlangga, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T17:33:22+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10048/Semarak-Festival-Pariwisata-Kemitraan-di-Museum-Airlangga
Aksi Kamisan Hari Ini Kritisi Pelantikan Wiranto Sebagai Menkopolhukam

Rimanews - Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan menggelar aksi Kamisan di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Dalam aksi ke-452 itu mereka mengkritisi pelantikan Wiranto sebagai Menko Polhukam karena yang bersangkutan dianggap bertanggung jawab atas sejumlah kasus pelanggaran HAM di Indonesia.

Aktivis Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan menggelar aksi Kamisan di depan Istana Merdeka, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T19:00:49+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10052/Aksi-Kamisan-Hari-Ini-Kritisi-Pelantikan-Wiranto-Sebagai-Menkopolhukam
Jelang Eksekusi Mati, Pengamanan Nusakambangan Ditingkatkan

Rimanews - Personel TNI AL melakukan patroli di sekitar perairan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jateng, Kamis (28/7/2016).

Menjelang pelaksanaan eksekusi mati tahap ke III, petugas gabungan dari TNI AL dan Polri melakukan pengamanan di sekitar wilayah perairan nusakambangan.

Personel TNI AL melakukan patroli di sekitar perairan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jateng, Kamis ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T17:48:08+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10050/Jelang-Eksekusi-Mati-Pengamanan-Nusakambangan-Ditingkatkan
Dengarkan Kesaksian Pegawai Oliver, Sidang "Kopi Maut" Kembali Digelar

Rimanews - Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Sidang tersebut beragendakan mendengar kesaksian pegawai Kafe Olivier antara lain Manajer Reservasi atau Resepsionis Resmiyati.

Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani sidang lanjutan di ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T18:56:47+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10051/Dengarkan-Kesaksian-Pegawai-Oliver-Sidang-Kopi-Maut-Kembali-Digelar
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Hasil Bumi dari Papua Nugini

Rimanews - Anggota Satkamla Lantamal X Jayapura memasukkan buah pinang asal Papua Nugini (PNG) ke dalam karung di dermaga Lantamal X Jayapura, Kamis (28/7/2016).

Satkamla Lantamal X Jayapura berhasil menggagalkan penyelundupan hasil bumi dari Papua Nugini (PNG) ke Indonesia sebanyak 12 karung Kakao dan 6 karung Pinang berukuran 25 kilogram yang dibawa oleh tiga warga negara PNG.

Anggota Satkamla Lantamal X Jayapura memasukkan buah pinang asal Papua Nugini (PNG) ke dalam karung ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T17:26:33+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10047/TNI-AL-Gagalkan-Penyelundupan-Hasil-Bumi-dari-Papua-Nugini
Menko Puan Gelar Rakor Bahas BPJS Palsu Bersama Mensos dan Menkes

Rimanews - Menko PMK Puan Maharani (kedua kiri) didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (kedua kanan), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris (kanan) memimpin rapat koordinasi tingkat menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Rapat tersebut membahas kasus beredarnya kartu BPJS Kesehatan palsu.

Menko PMK Puan Maharani (kedua kiri) didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek (kedua kanan), ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T17:40:33+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10049/Menko-Puan-Gelar-Rakor-Bahas-BPJS-Palsu-Bersama-Mensos-dan-Menkes
Empat Ratus Atlet Ikuti Kejurnas Sepatu Roda Piala Ibu Negara 2016

Rimanews - Sejumlah atlet junior bertanding dalam kelas individual time trial pada Kejurnas Sepatu Roda Piala Ibu Negara 2016 di Velodrome Manahan,Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2016).

Kejuaraan yang diikuti 400 atlet dari sejumlah klub sepatu roda di Indonesia tersebut mempertandingkan 6 nomor lomba yaitu individual time trial, speed 300 meter, speed 500 meter, speed 1.000 meter, speed 5.000 meter, dan speed 10.000 meter.

Sejumlah atlet junior bertanding dalam kelas individual time trial pada Kejurnas Sepatu Roda Piala ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T17:00:40+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10046/Empat-Ratus-Atlet-Ikuti-Kejurnas-Sepatu-Roda-Piala-Ibu-Negara-2016-
Indonesia Kenalkan Logo dan Maskot Asian Games 2018

Rimanews - Pegawai memegang Logo dan tiga maskot Asian Games Ke-18 Tahun 2018 ketika diperkenalkan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/7/2016).

Logo yang menggambarkan sketsa grafis tampak atas Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dengan simbol ASIAN Games berupa matahari di bagian tengahnya mencerminkan Energy of Asia.

Pegawai memegang Logo dan tiga maskot Asian Games Ke-18 Tahun 2018 ketika diperkenalkan di Kompleks ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T15:30:58+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10045/Indonesia-Kenalkan-Logo-dan-Maskot-Asian-Games-2018
Aksi Pedagang Pasar Aksara Tuntut Pemkot Medan

Rimanews - Seorang pedagang Pasar Aksara membentangkan poster ketika berunjuk rasa di Medan, Sumatera Utara, Kamis (28/7/2016).

Para pedagang meminta Pemkot Medan membangun tempat berdagang mereka di dekat lokasi pasar yang terbakar pada pertengahan Juli 2016.

Seorang pedagang Pasar Aksara membentangkan poster ketika berunjuk rasa di Medan, Sumatera Utara, ...
800
800
rimanews.com
600
60
2016-07-28T15:26:39+0700
http://rimanews.com/komunitas/fotovideo/read/20160728/10044/Aksi-Pedagang-Pasar-Aksara-Tuntut-Pemkot-Medan