Gaya Hidup

Dunia Keartisan Harus Maju

2.5K
DILIHAT
/
15:38
19 DES 2014
Oleh
Anwar Fuadi

Rimanews Kontributor – Dunia keartisan memang penuh dengan cerita. Salah satu selebiriti yang bernama Anwar Fuadi sangat peduli terhadap dunia keartisan di Indonesia.

Mari kita simak cerita Anwar Fuadi tentang dunia keartisan Indonesia.

PARSI adalah Persatuan Artis Sinetron Indonesia. PARSI sendiri terbentuk setelah era reformasi pada tahun 1998. Saya mendirikannya bersama kawan-kawan atas inisiatif saya sendiri. Sebelum reformasi pemerintas melarang adanya organisasi perfilman ataupun sinetron yang lain kecuali PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia). Namun setelah reformasi organisasi-organisasi lain dianggap bebas.

Perkembangan film Indonesia cukup baik dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. Namun jika kita membandingkan film Indonesia dengan film Amerika perbandingannya cukup jauh. Kita tetap ketingglan jauh dengan film hollywood. Film produksi Indonesia cukup lumayan untuk konsumsi domestik, karena film-film kita tidak laku di luar.

Jangankan keluar, orang Indonesia sendiri belum banyak yang suka menonton film Indonesia itu sendiri. Orang-orang kita lebih suka menonton sinetron, alasannya adalah pertama tidak membayar dan cukup menonton dirumah.

Dalam dunia keartisan banyak sekali suka dan duka yang saya alami ketika melakukan kegiatan ini, antara lain banyak memperjuangkan anggota kita yang terzalimi misalnya Inul Daratista yang  pernah saya bela habis-habisan. Kegiatan ini adalah suatu bentuk dedikasi untuk teman-teman pekerja seni dan artis-artis di Indonesia. Saya merasa puas dan senang karena teman-teman artis yang terzolimi bisa saya bantu.

Harapan saya kedepan supaya perfilman Indonesia jauh lebih baik. Apakah itu dari sutradaranya, penggarapannya, ataupun artisnya. Sekarang ini masih standart, yang sangat baik itu belum ada. Untuk para artis saya harapkan supaya meningkatkan mutu keaktingan mereka.

Pesannya adalah belajar dan banyaklah membaca buku mengenai perfilman, dan tontonlah film-film hollywood yang bermutu. Sehingga dapat menjadi perbandingan untuk belajar. Yang tak kalah penting jagalah kesehatan, jika badannya tidak sehat, bagaimana aktingnya mau bagus. Sementara untuk generasi muda Indonesia, yang jelas mereka harus menuntut ilmu yang setinggi-tingginya. Karena  jika kurang pendidikan bagaimana dapat menopang negara ini.

*Tulisan ini dibuat eksklusif untuk RIMAnews

Terbaru
14 Juli 2017 | 07:01
Membuat genogram sebelum menikah
8 Juli 2017 | 14:07
Ayu Dewi melahirkan anak kedua
2 Juli 2017 | 18:42
Menikmati salju di Australia
26 Juni 2017 | 21:24
7-Eleven tinggal kenangan
Berita Terkait
31 Agustus 2015 | 15:40
Apel Band, Wanita tapi Gak Girly