Gaya Hidup

Reza Maulana Lagu Zikir untuk Syiar

4.2K
DILIHAT
/
18:56
19 AGS 2015
Oleh
Reza Maulana

Rimanews- Dai muda Reza Maulana kian menambah deretan pelantun lagu religi di Tanah Air. Melalui album pertamanya di tahun 2014 lalu, Reza memulai syiar Islam melalui lantunan lagu bernada zikir.

Kepada Rimanews, Reza mengutarakan secara eksklusif bagaimana awalnya dia bisa terjun ke dunia tarik suara religi padahal hanya memiliki latar belakang sebagai santri di pondok pesantren.

Awal karir dimulai pada tahun 2005 bisa masuk rekaman karena dibawa oleh produser Ustad Soleh Hasan. Dia juga merupakan pencipta lagu yang dinyanyikan. Dia juga yang membawa ke label Hits Record. Pada 2005 lalu, Ustad Soleh sedang mencari seorang pria yang memiliki suara merdu untuk melantunkan lagu-lagu zikir.

Kebetulan, Ustad Soleh datang ke Pesantren Al Itqon di Bogor sebagai tempat menimba ilmu. Di sana kemudian Ustad Soleh menawarkan untuk menyanyi lagu religi. Kemudian tak lama setelah mendapat izin dari orangtua, akhirnya mulai mendalami lagu religi.

Pada awalnya, hanya untuk syiar dari pengajian majelis zikir yang dikelola Ustad Soleh, tapi lama kelamaan akhirnya coba untuk ditawarkan kepada label. Alhamdulillah ada label yang berminat yakni Hits Record. Karena kalau hanya di majelis zikir sayang, kenapa dibuat album agar dampak syiar dakwahnya semakin luas lagi. Akhirnya Ustad Soleh setuju dan berjalan sampai sekarang.

Dalam lagu berzikir itu bercerita soal mengagungkan Allah dan berzikir serta taubatan nasuha. Seperti dijanjikan Allah dalam surat Annur ayat 35 bahwa Allah akan memberikan nur ilahi kepada orang-orang beriman bukan sebatas cahaya biasa. Sempat ada yang protes karena di salah satu bait ada kata-kata "Aku Ini Allah". Jadi maksudnya itu adalah Allah dan sesuai yang dijanjikan akan memberikan nur ilahi kepada orang-orang yang beriman dan berzikir kepada Allah.

Beruntung mendapatkan kepercayaan untuk membawakan lagu ciptaan Ustad Soleh karena ini bertemakan zikir jadi banyak yang suka, seperti Ustad Arifin Ilham sangat suka sekali, kalau di kendaraan suka mendengarkan karena dia termasuk majelis zikir.

Lagu ini juga menjadi cerminan sosok Ustad Soleh yang baik dan memperhatikan santri-santrinya. Seperti saat rekaman dia selalu memperhatikan mengenai kondisi santri dan penyanyinya.

Terkait album di majelis zikir yang ada sekarang semuanya diserahkan sama Allah semoga iktiar kita untuk berbuat kebaikan diterima Allah. Karena Allah yang maha memutuskan, manusia hanya bisa berusaha saja. Jadi kita coba promokan ke masyarakat tapi apakah akan booming atau tidak cuma Allah yang tahu.

Selain menyanyi saya juga mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta di Bogor termasuk di pondok pesantren. Jadi mengenai bagi waktu belum terlalu sibuk, karena bisa diatur. Semoga masyarakat Indonesia bisa menikmati dan menangkap pesan dari lagu ini jadi bisa berkah, keuntungan dan kenikmatan bisa satu paket. Semoga berhasil.

Terbaru
21 Juni 2017 | 05:14
Pilihan kaftan untuk Lebaran
15 Juni 2017 | 11:19
Tomat sayuran atau buah?
10 Juni 2017 | 14:03
Jupe dimakamkan hari ini
10 Juni 2017 | 12:33
Jupe meninggal dunia
2 Juni 2017 | 13:20
Jaga gula darah selama puasa
Berita Terkait
31 Agustus 2015 | 15:40
Apel Band, Wanita tapi Gak Girly