Hukum

Tukang bubur divonis dua bulan penjara, Djarot: biar jera

9.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:49
21 DES 2016
Dok. Djarot Saiful Hidayat
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, kemarin, memvonis tukang bubur penghadang kampanye calon wakil gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, bernama Naman Sanip dengan hukuman dua bulan penjara.

"Itu jadi sarana pembelajaran, biar ada efek jera supaya jangan lagi hal begitu dilakukan siapapun juga‎," kata Djarot di Jalan H. Sa'aba, Kembangan, Jakarta Barat, hari ini.

Penghadangan kampanye oleh Sanip dkk sempat dilaporkan ke Bawaslu DKI dan kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, karena Bawaslu menemukan adanya indikasi pelanggaran Pilkada. Penyidik Polda Metro selanjutnya memanggil Naman dan menetapkannya sebagai tersangka hingga Sanip dibawa ke meja hijau.

Meski demikian, Djarot mengaku telah memaafkan Saman. Terlebih, setelah aksi penghadangan yang dilakukan Saman awal bulan lalu. Ke depan, Djarot berjanji akan tetap membantu keluarga Saman selama pria yang berprofesi sebagai tukang bubur itu mendekam di penjara.

"Asal terdakwa mau," kata Djarot.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
23 Februari 2017 | 19:09
KPK tahan politisi PKB Musa Zainuddin
23 Februari 2017 | 16:54
Firza Husein alami tekanan batin
23 Februari 2017 | 00:02
"Buzzer politik haram"
22 Februari 2017 | 20:31
Korupsi di Banten jadi perhatian KPK
22 Februari 2017 | 11:42
KPK periksa Patrialis Akbar
22 Februari 2017 | 10:10
Polisi bantah kriminalisasi ulama
22 Februari 2017 | 09:16
KPK buru aset Bambang Irianto
22 Februari 2017 | 07:36
Ahok minta maaf
21 Februari 2017 | 14:48
"Tabayyun tidak berlaku bagi Ahok"
Berita Terkait