Hukum

Pengacara Ahok bantah ancam saksi

2.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:51
10 JAN 2017
Pengacara Ahok Humphrey R. Djmeat. Foto: Antara
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Humphrey R. Djmeat menepis tudingan telah mengancam saksi bernama Pedri Kasman, saat memberikan keterangan pada sidang lanjutan kasus penistaan agama, hari ini.

"Kalau dia bilang merasa diancam, saya tekankan bukannya diancam," ujar Humprhey menjawab pertanyaan Rimanews di sela sidang lanjutan penistaan agama di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, hari ini.

Di tengah persidangan, Pedri sebagai saksi pertama di sidang lanjutan kasus penistaan agama, hari ini, menginterupsi pernyataan yang sedang disampaikan salah seorang anggota kuasa hukum Ahok. "Mohon yang mulia, saya merasa diancam oleh yang bersangkutan," ujar Pedri.

Ancaman yang dirasakan Pedri berawal dari tim kuasa hukum Ahok yang mempersoalkan adanya perbedaan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan laporan pemeriksaan yang dilakukan penyidik Bareskrim Mabes Polri terhadap Pedri.

Perbedaan terjadi dengan adanya kata pakai dan tidak dalam kalimat Ahok yang digunakan Pedri untuk menyampaikan laporannya ke Kepolisian.

Mengenai tudingan Pedri bahwa pihak telah mengintimidasi, Humphrey berdalih, hal itu berkaitan dengan hukum acara. "Saksi itu kan harus bicara jujur, kita sudah tanya berkali-kali, sesuai enggak keterangan dengan BAP-nya," ungkap Humphrey.

Jika ada koreksi atas kesalahan keterangan, kata dia, masih dapat diperbaiki setelah sidang selesai dilaksankan.

"Tapi kalau dia nyatanya berbohong, pasti akan ada sanksinya bahwa dia adalah saksi palsu," tegasnya.

Terbaru
16 Januari 2017 | 14:37
Alasan Twitter blokir akun FPI
16 Januari 2017 | 14:37
Polda Bali akan panggil Munarman
16 Januari 2017 | 14:14
"Habib Rizieq lebay"
16 Januari 2017 | 13:44
FPI 'dikeroyok' netizen di twitter
14 Januari 2017 | 17:56
Kisah korban bom Thamrin tahun lalu
14 Januari 2017 | 13:02
Peringatan satu tahun bom Thamrin
13 Januari 2017 | 22:35
FPI versus GMBI sepakat berdamai
13 Januari 2017 | 17:14
FPI tuding GMBI anti-Pancasila
13 Januari 2017 | 14:25
Kapolda Jabar akui pembina GMBI
12 Januari 2017 | 15:25
FPI tak terdaftar di Kemendagri
12 Januari 2017 | 14:49
Mau enggak Google diblokir?
11 Januari 2017 | 21:05
8 WNI dideportasi Imigrasi Malaysia