Hukum

Saksi Ahok tak kenal Buni Yani

2.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:46
10 JAN 2017
dok. Buni Yani
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman yang juga saksi pelapor kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak mengenal pengunggah video penistaan agama, Buni Yani.

"Laporan saya sama sekali tidak hubungannya dengan Buni Yani," kata Pedri di sidang kelima kasus Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, hari ini.

Ahok diseret ke pengadilan karena ucapannya di Kepulauan Seribu yang menyitir surat Al Maidah 51 dianggap menista agama. Ahok dilaporkan ke polisi oleh sejumlah elemen masyarakat, termasuk PP Pemuda Muhammadiyah dengan barang bukti video ucapan Ahok yang diunggah Buni Yani.

Pedri mengaku, hanya sekali pernah bertemu dengan Buni Yani saat acara refleksi kebangsaan akhir tahun di kantor PP Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat.

"Itu kunjungan biasa pada 28 Desember 2016, sebagai tamu ya kami layani siapa saja yang datang," kata Pedri.

Sementara, Humphrey Djemat, anggota kuasa hukum Ahok, menduga laporan awal Pedri pada 7 Oktober 2016 ke Polda Metro Jaya telah didasarkan video yang sudah diedit dan diupload oleh Buni Yani.

"Kami tahu, Buni Yani kan sekarang dalam proses hukum karena videonya itu tidak benar, membuat persepsi yang berbeda-beda," kata Humphrey.

Kalau orang menggunakan video itu, menurut Humphrey, berarti dia menggunakan persepsi yang salah. "Karena itu lah saksi ditanyakan kenal Buni Yani atau tidak," kata Humphrey.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
24 Februari 2017 | 12:43
Yusril akan jadi saksi Habib Rizieq
23 Februari 2017 | 19:09
KPK tahan politisi PKB Musa Zainuddin
23 Februari 2017 | 16:54
Firza Husein alami tekanan batin
23 Februari 2017 | 00:02
"Buzzer politik haram"
22 Februari 2017 | 20:31
Korupsi di Banten jadi perhatian KPK
22 Februari 2017 | 11:42
KPK periksa Patrialis Akbar
22 Februari 2017 | 10:10
Polisi bantah kriminalisasi ulama
22 Februari 2017 | 09:16
KPK buru aset Bambang Irianto
22 Februari 2017 | 07:36
Ahok minta maaf
Berita Terkait