Hukum

Sidang Ahok diprediksi berlangsung hingga Mei

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:33
10 JAN 2017
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. Foto: Antara
Reporter
Andika Dwi Annur
Sumber
Rimanews

Rimanews - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan memprediksi sidang perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan berlangsung hingga bulan Mei mendatang, mengingat banyaknya saksi yang akan dimintai keterangan.

"Saya berdiskusi dengan hakim, sidang ahok ini kemungkinan akan panjang. Sampai April atau Mei. Saksinya ada 46 orang, 4 saksi saja sudah hampir delapan minggu waktu yang dibutuhkan," kata Kapolda Iriawan di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan hari ini.

Hari ini adalah sidang kelima perkara penistaan agama Ahok, sebagai buntut dari pernyataan Gubernur nonaktif DKI Jakarta ini di Kepulauan Seribu pada 27 September lalu. Ahok mengutip surat Al Maidah ayat 51 yang berujung protes dari sejumlah ormas Islam, sehingga Ahok dilaporkan ke polisi dengan sangkaan menista agama Islam. Majelis Ulama Indonesia juga mengeluarkan fatwa bahwa Ahok telah menghina Alquran melalui ucapannya.

Kapolda mengatakan, sidang Ahok dari mulai sidang perdana pada 13 Desember lalu hingga sidang kelima ini hari ini berjalan lancar. Semua pola pengamanan berjalan, baik saat sidang digelar bekas gedung Pengadilan Jakarta Pusat Jalan Gajah Mada maupun di dua persidangan gedung Kementerian Pertanian.

"Maka insya Allah tiap Selasa kami amankan sidang dengan maksimal dibantu dari TNI dan Pemkot, agar lancar aman sidang ini," tuturnya.

Mengenai standar pengamanan, Iriawan menjelaskan, sejak sidang perdana hingga hari ini belum ada penurunan atau pelonggaran pengamanan, mengingat massa tidak pernah berkurang.

"Kita lihat situasi, apabila massa turun jumlahnya berkurang maka pola pengamanannya tentu lain lagi, sementara begini saja dahulu," tandasnya.

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
20 Juli 2017 | 07:56
Peradi dukung Perppu Ormas
19 Juli 2017 | 14:56
Upaya Yusril selamatkan HTI
19 Juli 2017 | 11:56
Alasan pemerintah bubarkan HTI
19 Juli 2017 | 10:59
Kemenkumham resmi bubarkan HTI
18 Juli 2017 | 14:37
Sidang eksepsi Miryam ditunda
14 Juli 2017 | 13:27
KPK periksa Sandiaga Uno
13 Juli 2017 | 23:08
Nasdem dukung Perppu Ormas