Hukum

Menteri Rudiantara: relawan saja saya blokir

1.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:28
10 JAN 2017
Ilustrasi Pemblokiran
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Antara

Rimanews - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan, pemerintah tidak akan tebang pilih dalam memblokir situs-situs berkonten melanggar aturan.

"Mohon maaf relawan saja saya block, saya tidak lihat itu siapanya, tapi lihat kontennya. Selama itu konten bertentangan ya harus (di-block). Saya juga Islam masa main gitu aja (block), saya juga pengurus dewan masjid," kata Rudiantara dalam diskusi di Gedung Nusantara I, Jakarta, hari ini,seperti dikutip Antara.

Pemerintah, akhir Desember 2016 memblokir 11 situs yang dianggap melanggar konten, termasuk media online. Situs tersebut yakni, voa-islam.com, nahimunkar.com, kiblat.net, bisyarah.com, dakwahtangerang.com, islampos.com, suaranews.com, izzamedia.com, gensyiah.com, muqawamah.com, abuzubair.net.

Rudiantara membantah memblokir situs itu karena karena berdasarkan agama ."Itu framing beberapa pihak saja," kata Rudiantara.
 
Dia menambahkan, secara pribadi dirinya tidak pernah mengumumkan situs-situs yang diblokir. "Pertanggungjawaban laporan bulanan kami sampaikan di situs kami," ujarnya.

Dalam laporan bulanan tersebut juga tidak disebutkan siapa pemilik situs atau siapa pihak pembuat namun yang diumumkan adalah jenis kontennya. 

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
16 Januari 2017 | 14:37
Alasan Twitter blokir akun FPI
16 Januari 2017 | 14:37
Polda Bali akan panggil Munarman
16 Januari 2017 | 14:14
"Habib Rizieq lebay"
16 Januari 2017 | 13:44
FPI 'dikeroyok' netizen di twitter
14 Januari 2017 | 17:56
Kisah korban bom Thamrin tahun lalu
14 Januari 2017 | 13:02
Peringatan satu tahun bom Thamrin
13 Januari 2017 | 22:35
FPI versus GMBI sepakat berdamai
13 Januari 2017 | 17:14
FPI tuding GMBI anti-Pancasila
13 Januari 2017 | 14:25
Kapolda Jabar akui pembina GMBI
12 Januari 2017 | 15:25
FPI tak terdaftar di Kemendagri
12 Januari 2017 | 14:49
Mau enggak Google diblokir?
11 Januari 2017 | 21:05
8 WNI dideportasi Imigrasi Malaysia
Berita Terkait