Hukum

Dimas Kanjeng disebut dalam sidang Ahok

94.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
00:16
11 JAN 2017
Dok. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Nama tersangka kasus penipuan di Jawa Timur yang sempat menghebohkan masyarakat, Dimas Kanjeng Taat Pribadi disebut-sebut oleh tim kuasa hukum terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam persidangan kemarin saat mengkritisi kapasitas seorang saksi bernama Burhanuddin yang diajukan jaksa penuntut umum.

"Saudara tahu, kasus Dimas Kanjeng? Sebab dalam berita acara pemeriksaan Anda mengatakan 'sebagai umat muslim yang taat saya berkewajiban untuk melaporkan'. Di situ saya tergelitik. Katanya Anda tidak ada afiliasi politik? Kenapa enggak laporkan Dimas Kanjeng atas nama Islam?," kata seorang pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, pada sidang yang digelar di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Ahok menjalani sidang kelima penistaan agama karena ucapannya di Kepulauan Seribu 27 September 2016. Ketika itu Ahok menyitir ayat Al Maidah 51 dan dilaporkan sejumlah ormas karena dianggap melanggar pasal 156a KUHP.

Menanggapi pertanyaan kuasa hukum Ahok, saksi Burhanuddin menjawab dengan santai. "Saya tidak lapor karena sudah ada yang melaporkan Dimas Kanjeng," kata Burhanuddin.

Ahok juga menyatakan keberatan ata kesaksian Burhanuddin. Dia menuding, laporan penistaan agama yang dilakukan Burhanuddin ke polisi sarat muatan politik. "Sedangkan saya, sudah banyak yang melapor, tapi aneh, Anda ikut melapor. Anda menambah lapor saya," kata Ahok.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
16 Januari 2017 | 14:37
Alasan Twitter blokir akun FPI
16 Januari 2017 | 14:37
Polda Bali akan panggil Munarman
16 Januari 2017 | 14:14
"Habib Rizieq lebay"
16 Januari 2017 | 13:44
FPI 'dikeroyok' netizen di twitter
14 Januari 2017 | 17:56
Kisah korban bom Thamrin tahun lalu
14 Januari 2017 | 13:02
Peringatan satu tahun bom Thamrin
13 Januari 2017 | 22:35
FPI versus GMBI sepakat berdamai
13 Januari 2017 | 17:14
FPI tuding GMBI anti-Pancasila
13 Januari 2017 | 14:25
Kapolda Jabar akui pembina GMBI
12 Januari 2017 | 15:25
FPI tak terdaftar di Kemendagri
12 Januari 2017 | 14:49
Mau enggak Google diblokir?
11 Januari 2017 | 21:05
8 WNI dideportasi Imigrasi Malaysia
Berita Terkait
17 Januari 2017 | 06:50
Ahok tak belajar dari kesalahan
17 Januari 2017 | 03:15
Dua polisi jadi saksi kasus Ahok