Hukum

Bantah blokir situs Islam, Menkominfo: kita fokus ke konten

1.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:37
12 JAN 2017
Ilustrasi
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menepis tudingan telah melakukan pemblokiran sejumlah situs bernuansa agama Islam karena dinilai provokatif.

"Kominfo itu tidak melihat itu punya siapa, siapa pengelolanya. Kita fokusnya ke konten yang melanggar aturan," tegas Rudi saat ditemui usai menghadiri acara Kementerian Kesehatan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini.

Sepanjang tahun lalu, Kemenkominfo telah berkali-kali melakukan pemblokiran situs yang dianggap provokatif dan kebetulan situs-situs tersebut menggunakan nama-nama bernuansa Islam.

Salah satu yang sempat ramai adalah diblokirnya situs Habibrizieq.com milik Muhammad Rizieq Shihab yang dikenal sebagai pentolan Front Pembela Islam (FPI). Tercatat ada sebelas situs yang diblokir seperti voa-islam.com, islampos.com, dan situs-situs Islami lainnya. Namun, beberapa situs kabarnya masih bisa diakses.

Rudi menjelaskan, sejatinya dia bisa saja membeberkan siapa sejatinya pemilik situs-situs tersebut.

"Tapi saya tidak mau memperkeruh. Sekali lagi saya tekankan ini masalah konten yang bertentangan dengan pelanggaran Undang-Undang ITE," ungkap Rudi.

Terbaru
16 Januari 2017 | 14:37
Alasan Twitter blokir akun FPI
16 Januari 2017 | 14:37
Polda Bali akan panggil Munarman
16 Januari 2017 | 14:14
"Habib Rizieq lebay"
16 Januari 2017 | 13:44
FPI 'dikeroyok' netizen di twitter
14 Januari 2017 | 17:56
Kisah korban bom Thamrin tahun lalu
14 Januari 2017 | 13:02
Peringatan satu tahun bom Thamrin
13 Januari 2017 | 22:35
FPI versus GMBI sepakat berdamai
13 Januari 2017 | 17:14
FPI tuding GMBI anti-Pancasila
13 Januari 2017 | 14:25
Kapolda Jabar akui pembina GMBI
12 Januari 2017 | 15:25
FPI tak terdaftar di Kemendagri
12 Januari 2017 | 14:49
Mau enggak Google diblokir?
11 Januari 2017 | 21:05
8 WNI dideportasi Imigrasi Malaysia
Berita Terkait
12 Januari 2017 | 14:49
Mau enggak Google diblokir?