Hukum

Ahok dituntut lebih dari 5 tahun, Djarot gubernur

10K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:36
12 JAN 2017
Ahok saat sidang perkara penistaan agama. Foto: Antara
Reporter
Andika Dwi Annur
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan Basuki Tjahaja Purnama akan lengser dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta bila jaksa menuntut hukuman di atas lima tahun penjara atas kasus penistaan agama yang menjeratnya dan Djarot akan otomatis naik menggantikan posisi Ahok.

"Iya (diganti) wakilnya (Djarot), wakilnya kan tidak ada masalah," ujar Tjahjo di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, hari ini.

Kemungkinan ini, sebelumnya sudah diungkapkan Ahok saat perkaranya dipastikan akan bergulir panjang setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menolak nota keberatan yang disampaikannya. Kasus Ahok pun berlanjut ke pokok perkara dengan pemeriksaan puluhan saksi, pembacaan, tuntutan, duplik, replik, hingga putusan yang diprediksi memakan waktu empat sampai lima bulan ke depan.

Ahok juga yakin Djarot bakal mampu melanjutkan kerjanya memimpin DKI berbekal pengalaman dan rekam jejak politiknya memimpin Blitar, Jawa Timur sebagai Wali Kota selama dua periode.

Namun, kata Tjahjo, jika jaksa menuntut mantan Bupati Belitung Timur itu dengan hukuman di bawah lima tahun maka Ahok akan terus menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sampai hakim menjatuhkan vonis.

Terbaru
19 Februari 2017 | 07:24
Wali Kota Madiun dijerat tiga perkara
18 Februari 2017 | 19:31
Wali kota Madiun tersangka TPPU
18 Februari 2017 | 00:47
Guru edarkan uang palsu
17 Februari 2017 | 14:14
Siti Aisyah tak berstatus TKI
17 Februari 2017 | 13:45
KPK periksa mantan Dirut Garuda
17 Februari 2017 | 06:00
Pemerintah ingin mengubur kasus Munir?
16 Februari 2017 | 19:56
Polisi tunggu saksi meringankan Rizieq
16 Februari 2017 | 11:53
Suap Patrialis, KPK periksa Ketua MK
14 Februari 2017 | 21:20
SBY akan laporkan Antasari
14 Februari 2017 | 17:14
Sakit, Dahlan Iskan tak hadir sidang
14 Februari 2017 | 14:41
Munarman bantah fitnah pecalang
14 Februari 2017 | 14:10
Alasan polisi tak menahan Habib Rizieq
14 Februari 2017 | 12:00
Hatta Ali kembali jabat ketua MA
14 Februari 2017 | 10:30
47 hakim agung pilih ketua MA
13 Februari 2017 | 20:35
Jaksa: saksi ahli MUI sudah relevan
13 Februari 2017 | 18:53
Besok Mahkamah Agung pilih ketua
Hukum