Hukum

Habib Rizieq: saya tidak menghina Bung Karno

4.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:05
12 JAN 2017
Habib Rizieq Shihab. Foto: Antara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab membantah telah menghina dasar negara Pancasila dan Bung Karno seperti dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri.

"Saya tidak menghina Bung Karno. Yang saya kritik rumusan, usulan Bung Karno. Saya enggak terima kelahiran Pancasila dinisbahkan 1 Juni 1945, yang betul 22 Juni 1945," kata Rizieq di sela-sela waktu istirahat pemeriksaan, seperti dikutip dari Antara, hari ini.

"Mengapa demikian karena 1 Juni baru usulan, bukan disepakati pendiri bangsa," ujar Rizieq

Rizieq hari ini memenuhi panggilan penyidik Direskrimum Polda Jawa Barat untuk dimintai keterangan sebagai saksi terlapor dugaan penghinaan Pancasila. Kehadiran Rizieq hari ini, setelah dilakukan pemanggilan sebanyak tiga kali.

"Sebelumnya kami telah melayangkan beberapa kali pemanggilan kepada saudara Habib Rizieq dan hari ini dipenuhi oleh yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus.

Sukmawati melaporkan Rizieq ke Bareskrim Polri pada 27 Oktober lalu karena tidak terima dengan pernyataan sesepuh FPI itu perihal "Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala", dalam ceramah Rizieq. Putri Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno itu pun menganggap Rizieq telah melecehkan dasar negara Pancasila. Apalagi Soekarno, sang ayah adalah salah seorang perumus Pancasila. 

Bareskrim kemudian memindahkan penanganan kasus itu ke Polda Jawa Barat, karena Mabes Polri tengah mengusut kasus penistaan agama oleh calon gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.

Terbaru
24 Februari 2017 | 12:43
Yusril akan jadi saksi Habib Rizieq
23 Februari 2017 | 19:09
KPK tahan politisi PKB Musa Zainuddin
23 Februari 2017 | 16:54
Firza Husein alami tekanan batin
23 Februari 2017 | 00:02
"Buzzer politik haram"
22 Februari 2017 | 20:31
Korupsi di Banten jadi perhatian KPK
22 Februari 2017 | 11:42
KPK periksa Patrialis Akbar
22 Februari 2017 | 10:10
Polisi bantah kriminalisasi ulama
22 Februari 2017 | 09:16
KPK buru aset Bambang Irianto
22 Februari 2017 | 07:36
Ahok minta maaf
Berita Terkait
16 Februari 2017 | 19:56
Polisi tunggu saksi meringankan Rizieq