Hukum

Emirsyah Satar bantah punya aset di Singapura

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:41
17 FEB 2017
Emirsyah Satar saat menjalani pemeriksaan di KPK. Foto: Antara
Editor
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Pengacara mantan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar, Luhut Pangaribuan, membantah kliennya mempunyai aset di Singapura sebesar 2 juta dolar AS berkaitan dengan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C.

"Oh tidak, itu tidak betul. Sudah cukuplah sementara, nanti kan masih ada pemeriksaan lagi," kata Luhut di gedung KPK, Jakarta, hari ini. 

Emirsyah diduga menerima suap 1,2 juta euro dan 180 ribu dolar AS atau senilai total Rp20 miliar serta dalam bentuk barang senilai 2 juta dolar AS yang tersebar di Singapura dan Indonesia dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 pada PT Garuda Indonesia Tbk. Pemberian suap itu dilakukan melalui seorang perantara Soetikno Soedarjo selaku beneficial owner dari Connaught International Pte. Ltd yang berlokasi di Singapura.

Namun, Luhut membantah kliennya memiliki hubungan dengan Soetikno Soedarjo."Tidak ada. Sama sekali tidak ada," ucap Luhut.

Dia juga menyampaikan bahwa pengadaan pesawat yang dilakukan kliennya pada saat itu sudah sesuai dengan aturan. "Ya prosesnya sesuai aturan," kata Luhut.

Terbaru
22 April 2017 | 08:20
KPK masih usut korupsi BLBI
21 April 2017 | 12:52
KPK kembali periksa Andi Narogong
21 April 2017 | 11:48
KPK periksa Farhat Abbas
21 April 2017 | 08:43
KPK tak akan buka BAP Miryam
20 April 2017 | 13:00
Ahok diteriaki "bunuh"
20 April 2017 | 11:43
Ahok dituntut 1 tahun bui
20 April 2017 | 09:30
Jaksa ditantang tuntut bebas Ahok
20 April 2017 | 09:29
Massa pro-kontra Ahok sepi
18 April 2017 | 19:19
Miryam S Haryani kembali mangkir
18 April 2017 | 18:32
Boy Rafli Amar jadi Kapolda Papua