Hukum

Pengacara Ahok serahkan CD orasi Gus Dur ke majelis hakim

1.5K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:43
07 MAR 2017
Dok: Sidang lanjutan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Foto: Antara
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberikan kepingan CD berisi tayangan orasi  almarhum KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur saat membela pasangan Ahok dan Eko Cahyono di pemilihan gubernur Bangka Belitung 2007 silam kepada majelis hakim.

Tayangan tersebut diyakini dapat memperkuat keterangan Eko saat dihadirkan menjadi saksi fakta dalam sidang lanjutan kasus pensitaan agama, hari ini. Sebab, di tengah persidangan Eko menyebutkan bahwa Gus Dur dalam orasinya menyebut tidak ada larangan memilih pemimpin non-muslim.

Awalnya, tim pengacara Ahok minta tayangan di CD itu ditampilkan dalam persidangan. Tetapi, majelis hanya minta agar CD diberikan kepada mereka untuk diteliti lebih lanjut.

Dalam kesaksiannya, Eko menilai Ahok tidak menodai agama Islam. Penilaiannya turut diperkuat oleh pandangan dari sejumlah tokoh agama Islam, termasuk dari Gus Dur.

Pandangan Gus Dur soal Surat Al-Maidah ayat 51 disampaikan ke Eko secara langsung ketika Gus Dur berkampanye untuk dirinya dan Ahok dulu.

"Saya yakin, Pak Ahok ngomong begitu tidak menodai agama. Saya sudah tanya ke tokoh-tokoh agama, termasuk ke Gus Dur, bahwa konteks Surat Al-Maidah bukan memilih pemimpin di pemerintahan, tetapi pilih pemimpin agama," terang Eko.

Terbaru
23 Maret 2017 | 04:11
Ngaku polisi, pria diciduk polisi
21 Maret 2017 | 18:57
Saksi ahli Ahok kritik fatwa MUI
21 Maret 2017 | 17:17
Syahrini wajib pajak terperiksa
21 Maret 2017 | 14:36
Saksi Ahok bantah mewakili PBNU