Hukum

Korupsi penghapusan pajak, KPK periksa Kakanwil Pajak DKI

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:35
10 MAR 2017
Dok. Juru bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Rimanews/Alfi)
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kakanwil Ditjen Pajak DKI Jakarta, Muhamad Haniv sebagai saksi dugaan suap penghapusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia.

"Yang bersangkutan dimintai keterangan untuk tersangka HS (Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Handang Soekarno)," kata Febri saat dihubungi, hari ini.

Haniv masuk dalam dakwaan Bos PT EK Prima Ekspor Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair. Rajamohanan didakwa menyuap Handang sebesar US$ 148.500 atau senilai Rp 1,9 miliar dari yang dijanjikan senilai Rp 6 miliar.

Ali menduga pemberian janji suap Rp 6 miliar itu tidak hanya untuk Handang, melainkan juga untuk Haniv merujuk pada pesan WhatsApp yang disampaikan Rajamohan kepada Handang. 

Febri menjelaskan, selain Haniv, KPK juga memanggil saksi dari pengusaha yakni Gatot Santosa untuk tersangka Handang. 

Terbaru
20 Juli 2017 | 07:56
Peradi dukung Perppu Ormas
19 Juli 2017 | 14:56
Upaya Yusril selamatkan HTI
19 Juli 2017 | 11:56
Alasan pemerintah bubarkan HTI
19 Juli 2017 | 10:59
Kemenkumham resmi bubarkan HTI
18 Juli 2017 | 14:37
Sidang eksepsi Miryam ditunda
14 Juli 2017 | 13:27
KPK periksa Sandiaga Uno
13 Juli 2017 | 23:08
Nasdem dukung Perppu Ormas