Hukum

Gamawan bantah ada pertemuan di Singapura terkait e-KTP

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:35
17 MAR 2017
Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi membantah telah melakukan pertemuan membahas pelaksanaan proyek e-KTP dengan Direktur Utama PT Sandipala Asthapura, Paulus Tannos di singapura bersama dengan Irman dan Sugiharto.

Menurutnya, kunjungan ke Singapura saat itu dilakukan disela-sela perjalanan dinas ke Batam karena ada jeda waktu kosong di tengah kegiatan.

"Memang waktu saya pergi ke Singapura, waktu itu ada perjalanan dinas ke Batam, karena tidak ada kegiatan (agendanya sedang kosong) kami bertiga pergilah ke Singapura, tapi tidak untuk dan tidak bertemu dengan Paulus Tanos," katanya saat menjawab pertanyaan JPU KPK dalam sidang Irman dan Sugiharto kemarin.

Politisi Demokrat itu menambahkan bahwa kunjungan ke Singapura tersebut di lakukan dengan biaya sendiri, bukan dari uang negara dan sangat singkat.

"Kami pakai biaya sendiri, Saya berikan uang US$ 1000 ke pak Irman dan Pak Sugiharto dengan uang saya pribadi, tidak ada itu (ketemu Paulus Tanos). Saya hanya semalam saja di sana," tambahnya.

Sebagai informasi, PT Sandipala Arthaputra diketahui merupakan salah satu perusahaan anggota konsorsium pengerja proyek e-KTP yang akhirnya merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun dari total anggaran Rp 4,9 triliun.

Terbaru
21 Juni 2017 | 22:32
Miryam disidangkan usai Lebaran
19 Juni 2017 | 19:27
KPK pertanyakan surat Pansus DPR
18 Juni 2017 | 10:36
KPK memanipulasi dukungan publik
16 Juni 2017 | 20:30
Masinton: KPK bohong
16 Juni 2017 | 16:13
Ratu Atut dituntut 8 tahun bui
Hukum