Hukum

Pembunuh santri Dimas Kanjeng diganjar 20 tahun penjara

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
09:28
19 MAR 2017
Reporter
Sumber
Rimanews

Rimanews - Empat terdakwa pembunuh bekas Ketua Umum Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Abdul Gani, divonis bersalah dalam sidang putusan di PN Kabupaten Probolinggo, Kamis 16 Maret lalu. Hakim mengganjar W, WW dan K 20 tahun penjara, sedangkan AS divonis 10 tahun penjara.

Empat terdakwa divonis oleh hakim, telah terbukti membunuh Abdul Ghani, warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Terdakwa diantaranya, WW, W, K dan AS, sangat serius mendengarkan vonis yang dijatuhkan hakim ketua, Yudistira Alfian.

Setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara untuk W, WW dan K. Sedangkan AS divonis 10 tahun penjara.

Hakim menilai yang memberatkan vonis, karena semua terdakwa tidak mengakui semua perbuatannya telah membunuh korban. Mendengarkan putusan hakim, baik Jaksa Penuntut Umum maupun penasehat hukum langsung mengajukan banding. Demikian seperti dilansir dari Tribratanews.

Terbaru
1 Mei 2017 | 10:55
KPK segera periksa Miryam
27 April 2017 | 18:20
Masinton terganggu sikap KPK
27 April 2017 | 14:29
Miryam jadi buronan KPK
25 April 2017 | 16:14
Ahok tebar canda tawa usai sidang
25 April 2017 | 14:28
Vonis Ahok dibacakan 9 Mei
25 April 2017 | 10:00
Ada 'Finding Nemo' di pledoi Ahok
22 April 2017 | 08:20
KPK masih usut korupsi BLBI