Hukum

Adik ipar Jokowi bantah melobi Dirjen Pajak

1.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:42
20 MAR 2017
Dok. Adik ipar Jokowi, Arif Budi Sulistyo
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Adik ipar Presiden Jokowi, Arief Budi Sulistyo, mengaku menemui Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi, untuk mengurus pengampunan pajak perusahaannya, PT Rakabu Sejahtera, bukan untuk lobi melakukan lobi penghapusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia.

"Jadi tidak ngomong Tax Amnesty-nya Pak Mohan," kata Arif saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, untuk terdakwa bos PT EK Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair, hari ini.

Kehadiran Arif sebagai saksi hari ini untuk mengonfirmasi dakwaan Rajamahonan yang menyebut pengusaha asal itu berperan membantu Rajamohanan bertemu dengan pejabat pajak guna menyelesaikan persoalan pajak PT EKP. Dalam dakwaan itu disebutkan bahwa Arif pernah bertemu Dirjen Pajak dan mengenal baik Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jakarta Khusus Muhammad Haniv. 

Setelah Arif menemui Dirjen Pajak, Kepala KPP PMA Enam, Johnny Sirait membatalkan surat Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) PT EKP. Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus Haniv, atas nama Dirjen Pajak, juga mengeluarkan keputusan pembatalan terhadap tagihan pajak terhadap PT EKP.

Tim jaksa penuntut umum KPK lantas menyusul pertanyaan alasan memilih langsung menemui Dirjen Pajak, padahal dia bisa mengutus pegawai dan mengurus pajak perusahaannya di Kanwil Pajak Solo.

"Karena waktu itu saya lagi di Jakarta dan saya ingin ketemu dengan Pak Dirjen agar jawabannya lebih puas," jawab Arif. Saat bertemu Ken, Arief mengatakan, dia baru mengetahui bahwa pengurusan Tax Amnesty harus dilakukan di kota tempat perusahaan itu berada.

"Pak Dirjen ngomong, ngapain kamu ngurus TA di Jakarta, di Kanwil Solo juga ada," katanya menirukan ucapan Ken.

Seusai pertemuan, Arif mengatakan, Ken mengutus pegawainya, Handang Soekarno untuk mengurus Pajak PT Rakabu Sejahtera miliknya dengan datang langsung ke Solo.

"Pak handang datang ke solo, kerumah saya. Mengecek berkas, kurang lebih di rumah saya 10 menitan setelah itu dibawa semua isinya (berkas), dibilang komplit, langsung diurus di solo," ujarnya.

Arif juga menegaskan, hanya sekali melakukan pertemuan dengan Dirjen Pajak dan tidak ada kaitannya dengan pajak PT EKP.

Sponsored
The Money Fight

Terbaru
20 Juli 2017 | 07:56
Peradi dukung Perppu Ormas
19 Juli 2017 | 14:56
Upaya Yusril selamatkan HTI
19 Juli 2017 | 11:56
Alasan pemerintah bubarkan HTI
19 Juli 2017 | 10:59
Kemenkumham resmi bubarkan HTI
18 Juli 2017 | 14:37
Sidang eksepsi Miryam ditunda
14 Juli 2017 | 13:27
KPK periksa Sandiaga Uno
13 Juli 2017 | 23:08
Nasdem dukung Perppu Ormas
Hukum