Hukum

Alasan Adik ipar Jokowi bantu Rajamohanan

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:38
20 MAR 2017
Dok. Terdakwa suap penghapusan pajak Ramapanicker Rajamohanan Nair (Foto: Antara)
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Adik ipar Presiden Jokowi, Arif Budi Sulistyo, mengakui sebagai penghubung Bos PT EK Prima Ekspor Indonesia Ramapanicker Rajamohanan Nair dengan pejabat Ditjen Pajak, Handang Soekarno. 

Arif berdalih, Rajamohanan terus meminta agar dia membantunya menyelesaikan permasalahan pajak PT EKP. "Karena selalu ditanya ya sudah saya minta Pak Mohan untuk mengirim dokumen perusahaannya kepada saya, setelah itu Whatsapps-nya saya forward ke Pak Handang," katanya saat bersaksi di Pengadilan Tipikor untuk terdakwa suap penghapusan pajak Rajamohanan, hari ini.

Arif disebut sebagai penghubung antara Rajamahonan dengan Mantan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegkan Hukum Ditjen Pajak Handang Soekarno. Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK pada sidang perdana kasus ini, Rajamohanan meminta bantuan Arief terkait penyelesaian masalah pajak PT EKP dengan mengirimkan dokumen-dokumen tersebut melalui WhatsApp yang diteruskan oleh Arif kepada Handang dengan kalimat, "Apapun Keputusan Dirjen. Mudah2an terbaik buat Mohan pak. Suwun." 

Dalam perkara ini, Rajamohanan didakwa menyuap Handang Soekarno sebesar US$ 148.500 (Rp 1,98 miliar) dari komitmen Rp 6 miliar.

Mengenai dokumen yang dikirim Rajamohan kepadanya, Arif mengaku tidak pernah membacanya dan langsung mengirimkan kepada Handang, "Enggak baca sama sekali isinya apa," ujarnya.

"Saya teruskan ke Pak Handang, setelah itu saya enggak pernah komunikasi lagi dengan Pak Handang," kata Arif.

Terbaru
22 April 2017 | 08:20
KPK masih usut korupsi BLBI
21 April 2017 | 12:52
KPK kembali periksa Andi Narogong
21 April 2017 | 11:48
KPK periksa Farhat Abbas
21 April 2017 | 08:43
KPK tak akan buka BAP Miryam
20 April 2017 | 13:00
Ahok diteriaki "bunuh"
20 April 2017 | 11:43
Ahok dituntut 1 tahun bui
20 April 2017 | 09:30
Jaksa ditantang tuntut bebas Ahok
20 April 2017 | 09:29
Massa pro-kontra Ahok sepi
18 April 2017 | 19:19
Miryam S Haryani kembali mangkir
18 April 2017 | 18:32
Boy Rafli Amar jadi Kapolda Papua