Hukum

Disebut dalam kasus pajak, Fadli Zon mengaku tak kenal Handang

1.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:42
21 MAR 2017
Dok: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Foto: Antara
Reporter
Zul Sikumbang
Sumber
Rimanews

Rimanews - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengaku tidak kenal dengan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak, Handang Soekarno. Dirinya menegaskan bahwa tidak tersangkut masalah pajak.

"Saya tidak pernah punya urusan soal pajak. Saya pembayar pajak rutin. Bahkan tahun lalu saya membayar pajak via elektronik. Jadi saya tidak tahu menahu," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, hari ini.

Fadli menanggapi namanya yang tersebut dalam persidangan di Tipikor dalam kasus dugaan penggelapan pajak oleh Handang Soekarno. 

Sejumlah nama Politisi beken dan artis diduga pernah menggunakan jasa Handang untuk mengelabui pembayaran pajak.

Munculnya nama-nama beken tersebut setelah Tim Jaksa memperlihatkan beberapa berkas nota dinas yang ditemukan penyidik KPK sewaktu menggeledah kediaman Handang, saat mencari barang bukti Suap Penghapusan Pajak PT EK. Prima Ekspor Indonesia yang menyeret Ipar Jokowi.

Jaksa menunjukan bukti sadapan komunikasi lewat WhatsApps antara Handang Soekarno dengan ajudan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasheadi, Gondres Andreas pada bulan November. Beberapa nama politisi tertera dalam komunikasi, diantaranya Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan Eggy Sudjana.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, ada upaya mencari-cari kesalahan dirinya melalui pajak.

"Setelah saya dan Fahri Hamzah menghadiri 411 itu, ada upaya mencari-cari kesalahan pajak. Tetapi saya tidak pernah ada urusan soal itu. Soal pajak saya bayar rutin. Saya juga ikut tax amnesty. Jadi saya kira tidak ada urusan. Nggak ada masalah. Dan saya tidak kenal mereka (Andreas dan Handang). Ada upaya politik lah. Ada invisble hand," kata Fadli.

Terbaru
25 April 2017 | 16:14
Ahok tebar canda tawa usai sidang
25 April 2017 | 14:28
Vonis Ahok dibacakan 9 Mei
25 April 2017 | 10:00
Ada 'Finding Nemo' di pledoi Ahok
22 April 2017 | 08:20
KPK masih usut korupsi BLBI
21 April 2017 | 12:52
KPK kembali periksa Andi Narogong
21 April 2017 | 11:48
KPK periksa Farhat Abbas
21 April 2017 | 08:43
KPK tak akan buka BAP Miryam