Hukum

"Jaksa seolah-olah jadi pembela Ahok"

8.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:59
20 APR 2017
Basuki Tjahaja Purnama dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, hari ini. Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Reporter
Oki
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sekertaris Anggkatan Muda PP Muhammadiyah, Pedri Kasman, mengaku kecewa dengan tuntutan satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam putusannya.

"Seolah-olah kami melihat jaksa pembelanya Ahok. Artinya, persidangan sejauh ini jadi mubazir, membuang energi, setelah JPU tidak independen dan terindikasi diintervensi," ujar dia di lokasi sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, hari ini.

Pedri menyatakan, seluruh kesaksiannya di tengah persidangan sia-sia. Jaksa, kata dia, justru melemahkan alat bukti berupa keterangan saksi-saksi yang dihadirkan pihaknya sendiri.

Setidaknya, sejak persidangan dimulai dengan agenda pembuktian, JPU telah menghadirkan 20 saksi termasuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, yang ketika itu berperan sebagai ahli agama.

"Karena itu, sebagai rakyat Indonesia yang cinta penegakan hukum mengatakan bahwa sidang hari ini adalah dagelan, sandiwara yang justru sangat memuakkan," ungkapnya.

Karena itu, Pedri juga menyatakan bahwa Indonesia kini sedang dalam status darurat penegakan hukum karena hanya menjatuhkan hukuman satu tahun pada Ahok. Itu pun menggunakan Pasal alternatif 156 KUHP. 

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
25 April 2017 | 16:14
Ahok tebar canda tawa usai sidang
25 April 2017 | 14:28
Vonis Ahok dibacakan 9 Mei
25 April 2017 | 10:00
Ada 'Finding Nemo' di pledoi Ahok
22 April 2017 | 08:20
KPK masih usut korupsi BLBI
21 April 2017 | 12:52
KPK kembali periksa Andi Narogong
21 April 2017 | 11:48
KPK periksa Farhat Abbas
21 April 2017 | 08:43
KPK tak akan buka BAP Miryam