Hukum

Novel Baswedan jalani operasi membran sel mata

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
14:21
16 MEI 2017
Dok. Novel Baswedan (Foto: Antara)
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa Novel Baswedan akan menjalani operasi membran sel mata di Singapura.

"Pada Selasa dini hari dilakukan pengambilan foto thorax. Hari sebelumnya dilakukan pengecekan kornea. Hal ini merupakan bagian dari persiapan rencana pelaksanaan operasi membran sel pada mata Novel Baswedan," kata Febri, di Jakarta, hari ini.

Novel Baswedan diserang dengan air keras pada Selasa (11/4) lalu ketika dalam perjalanan pulang dari masjid ke rumahnya. Novel merupakan salah satu penyidik senior KPK antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan e-KTP.

Febri menyatakan, setelah melakukan serangkaian tindakan medis dan perawatan di Singapura, dokter mempertimbangkan untuk melakukan operasi pemasangan membran sel atau "baby skin" pada kedua mata pada akhir minggu ini, dengan membran itu akan diambil dari plasenta bayi.

"Tujuan operasi adalah merangsang pertumbulan sel-sel pada mata yang rusak akibat penyiraman air keras. Efek operasi, pasien dalam beberapa minggu akan mengalami pandangan yang sangat kabur," katanya pula.

Sedangkan untuk hasil observasi mata Novel yang terakhir dilakukan kemarin masih ditemukan inflamasi atau peradangan di bagian tengah kornea mata sebelah kanan dan telah terjadi pertumbuhan lapisan, namun lambat.

"Sedangkan untuk mata kiri pertumbuhan pembuluh darah mata juga terhitung lambat. Namun tekanan mata normal setelah pemberian obat. Hal ini akan terus dikontrol ke depan," ujar Febri.

Sampai dengan hari ke-35 perawatan Novel, KPK dan pihak keluarga Novel berharap ada langkah lebih yang dapat dilakukan bersama-sama karena belum ada perkembangan signifikan dalam pengungkapan pelaku penyerangan hingga telah melewati pertengahan minggu pertama di bulan kedua setelah teror itu dilakukan.

Terbaru
22 Mei 2017 | 12:42
KPK periksa sekjen DPR
19 Mei 2017 | 16:49
Miryam kembali diperiksa KPK