Hukum

Usut suap kapal perang, KPK periksa petinggi PT PAL

1.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:37
16 MEI 2017
Juru bicara KPK Febri Diansyah
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penyidik KPK akan memanggil tiga pejabat PT PAL Indonesia untuk mendalami kasus dugaan korupsi dalam pengadaan kapal perang untuk pemerintah Filipina.

Ketiga pejabat itu yakni Mantan Direktur Utama PT PAL Indonesia periofe 2008-2012, Harsusanto, Kepala Kantor Perwakila‎n Jakarta PT PAL Indonesia (Persero), Yunandar dan Analis keuangan II PT PAL Indonesia (Persero), Musakir Gunawan.

"Mereka dipanggil untuk tersangka AF (Arief Cahyana), GM Treasury PT PAL Indonesia yang ditangkap pada operasi tangkap tangan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, hari ini.

Sebagai informasi, Arief merupakan salah satu dari tiga pejabat PT PAL Indonesia yang jadi tersangka dalam kasus ini. Dia dicokok setelah menerima uang suap US$ 25 ribu dari Agus Nugroho.

Suap ini merupakan bagian dari kesepakatan fee 2,5 persen dari nilai jual dua kapal perang jenis strategic sealift vessel (SSV) yang dibuat PT PAL Indonesia untuk kementerian pertahanan Filipina.

KPK menjelaskan indikasi suap ini terkait fee agency antara oknum PT PAL dan perusahaan perantara proyek. Sedangkan kontrak penjualan antara Indonesia dan Filipina sendiri dinilai KPK tidak bermasalah.

Atas perbuatannya, para pejabat PT PAL disangkakan pasal 12 huruf a dan b atau pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Agus disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

PT PAL Indonesia mengerjakan pembuatan kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) sejak 2016. Ini adalah pesanan kedua Kementerian Pertahanan Filipina. Pesanan kapal tersebut rencananya akan diserahkan secara resmi kepada Kementerian Filipina pada Maret 2017.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
22 Mei 2017 | 12:42
KPK periksa sekjen DPR
19 Mei 2017 | 16:49
Miryam kembali diperiksa KPK