Hukum

KPK periksa Miryam dan Andi Narogong dalam skandal korupsi e-KTP

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
12:58
17 MEI 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Tersangka pemberi keterangan palsu dalam sidang kasus mega korupsi pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012, Miryam S Haryani diperiksa penyidik KPK terkait korupsi e-KTP.

Pemeriksaan politisi Partai Hanura itu dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka korupsi e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Selain Miryam, Penyidik juga berencana untuk memanggil kembali Andi Narogong untuk dimintai keterangannya.

"Miryam diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AA (Andi Agustinus), (Sementara) AA diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," ujar Juru Bicara KPK saat dikonfirmasi, Rabu (17/5/2017).

Sebagai informasi, Miryam sendiri sedang mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka pemberi keterangan tidak benar atau palsu dalam persidangan korupsi e-KTP. 

Dalam petitumnya, Tim kuasa hukum Miryam menilai bahwa KPK tidak memiliki hak dalam menetapkan tersangka pemberi keterangan palsu.

Sementara itu, untuk Andi Narogong merupakan tersangka ketiga dalam korupsi tersebut setelah sebelumnya Irman dan Sugiharto telah menjalani proses persidangan dalam kasus ini. 

‎Atas perbuatannya, Andi pun disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 KUHP.

Terbaru
22 Mei 2017 | 12:42
KPK periksa sekjen DPR
19 Mei 2017 | 16:49
Miryam kembali diperiksa KPK