Hukum

KPK periksa 2 notaris terkait skandal BLBI

1.6K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
11:44
18 MEI 2017
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ menjadwalkan akan memanggil dua orang notaris sebagai saksi untuk tersangka mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Negara (BPPN) Syafruddin Arsjad Temenggung dalam perkara dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Kedua saksi yang akan dimintai keterangannya yakni, Djoni dan Lianawati Tjendra.

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT,"‎ ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (18/05/2017).

Sebagai informasi, mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsjad Temenggung resmi ditetapkan sebagai tersangka pertama dalam kasus dugaan mega korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Syafrudin diduga saat mengeluarkan SKL BLBI telah melakukan kongkalikong dengan pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp3,7 triliun.

‎Atas perbuatannya, Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎

Terbaru
27 Juni 2017 | 19:03
Rizieq ngumpet di Yaman
21 Juni 2017 | 22:32
Miryam disidangkan usai Lebaran
19 Juni 2017 | 19:27
KPK pertanyakan surat Pansus DPR
18 Juni 2017 | 10:36
KPK memanipulasi dukungan publik
16 Juni 2017 | 20:30
Masinton: KPK bohong
16 Juni 2017 | 16:13
Ratu Atut dituntut 8 tahun bui
Hukum