Keamanan

"Kalau mau, ISIS kita belanegarakan"

3.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:45
12 JAN 2017
Dok. Ryamizard Ryacudu
Reporter
Andika Dwi Annur
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan, tidak yang salah dalam pemberian pelatihan bela negara kepada ormas Islam FPI di lebak Banten, beberapa waktu lalu.

"Setiap warga negara, kemarin FPI, sebagai warga negara, ya wajib ikut," ujar Ryamizard di Kemenhan, Jakarta hari ini.

Kodim Lebak bersama FPI melakukan latihan bela negara yang berlangsung pada 5-6 Januari 2017 di salah satu pesantren di Lebak, Banten. Pesertanya berjumlah 120 orang dari FPI. 

Ryamizard menjelaskan, sesuai pasal 27 ayat 3, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Bahkan, kata Ryamizard, bukan hanya FPI saja yang bisa mendapat pelatihan bela negara.

"ISIS itu, kalau dia mau, kita bela negarakan. Kita buang pehamanan yang enggak benar, kita isi dengan pemahaman Pancasila,"tuturnya.

Menurut Ryamizard, tidak ada yang salah dalam latihan bela negara yang dilakukan FPI. "Kami berikan Pancasila dia mau, ya enggak ada masalah. Jadi yang dikatakan radikal-radikal itu akan larut. Kalau perlu kita ajak, ini loh pancasila, ini lo bangsa Indonesia. Bela negara bukan latihan militer," tuturnya.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
22 Februari 2017 | 20:35
TNI AL gelar Apel Komandan Satuan
21 Februari 2017 | 18:06
Aksi 212 jilid II berjalan aman
18 Februari 2017 | 17:50
Bank Riau Kepri diserang bom molotov
16 Februari 2017 | 17:16
Kabar Rapim TNI di Istana hoax
15 Februari 2017 | 07:43
Kapolri pantau TPS di Jakarta Selatan
9 Februari 2017 | 23:19
Dermaga TNI AL di Ambon dipindah
31 Januari 2017 | 20:03
Densus tangkap tiga teroris
25 Januari 2017 | 11:07
Kapolri minta waspadai Trump effect
Berita Terkait
29 Januari 2017 | 19:14
Gerakan radikal jadi musuh bersama