Keamanan

Diduga gabung ISIS, lima WNI dideportasi dari Turki

2.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
15:33
25 JAN 2017
ilustrasi ISIS
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Antara

Rimanews - Lima orang warga negara Indonesia dideportasi dari Turki karena diduga akan bergabung dengan kelompok bersenjata Islamic State of Iraq and Syria, menurut polisi.

Kelima WNI yang terdiri dari satu pria berinisial TUAB dan empat orang perempuan berinisial NK, NAA, MSU dan MAU, itu tiba dari Turki di bandara Ngurah Rai, Bali, hari ini. "Semuanya berasal dari Cilincing, Jakarta Utara. Mereka sekarang sedang diperiksa," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali AKBP Hengky Widjaja di Denpasar, hari ini.

Lima orang itu meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 15 Agustus 2016 menuju Thailand untuk selanjutnya terbang ke Turki. Kemudian, mereka ditangkap aparat keamanan Turki pada 16 Januari 2017 sekitar pukul 15.00 waktu setempat setelah digerebek di kediaman mereka. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk cek kesehatan dan dibawa ke kantor polisi hingga dijebloskan dalam satu sel selama satu minggu sebelum akhirnya dideportasi dari Istanbul menuju Dubai dan Denpasar.

Hengky mengatakan, mereka menumpangi pesawat Emirates Airlines dengan nomor penerbangan EK-398 dari Dubai tujuan Denpasar.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
24 Februari 2017 | 07:40
Komandan Paspampres segera diganti
22 Februari 2017 | 20:35
TNI AL gelar Apel Komandan Satuan
21 Februari 2017 | 18:06
Aksi 212 jilid II berjalan aman
18 Februari 2017 | 17:50
Bank Riau Kepri diserang bom molotov
16 Februari 2017 | 17:16
Kabar Rapim TNI di Istana hoax
15 Februari 2017 | 07:43
Kapolri pantau TPS di Jakarta Selatan
9 Februari 2017 | 23:19
Dermaga TNI AL di Ambon dipindah
31 Januari 2017 | 20:03
Densus tangkap tiga teroris