Keamanan

Lima WNI diduga terlibat ISIS diterbangkan ke Jakarta

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:31
26 JAN 2017
Dok. anggota ISIS
Reporter
Angga Yudha Pratama
Sumber
Antara

Rimanews - Lima WNI yang dideportasi pemerintah Turki karena diduga bergabung dengan ISIS diterbangkan dari Bali menuju Jakarta, karena akan diperiksa di Gedung Mabes Polri.

"Mereka dijemput Densus 88 untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Widjaja di Denpasar, Kamis.

Kelima WNI yang terdiri dari satu pria berinisial TUAB dan empat orang perempuan berinisial NK, NAA, MSU dan MAU, itu tiba dari Turki di bandara Ngurah Rai, Bali, dua hari lalu. 

Lima WNI asal Cilincing, Jakarta itu meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 15 Agustus 2016 menuju Thailand untuk selanjutnya terbang ke Turki. Kemudian, mereka ditangkap aparat keamanan Turki pada 16 Januari 2017 sekitar pukul 15.00 waktu setempat setelah digerebek di kediaman mereka. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk cek kesehatan dan dibawa ke kantor polisi hingga dijebloskan dalam satu sel selama satu minggu sebelum akhirnya dideportasi dari Istanbul.

Mabes Polri, kata Hengky, akan mengambil alih investigasi lima WNI tersebut, setelah ditahan selama dua hari di Polda Bali.

Dari Jakarta, Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rikwanto, menjelaskan, lima orang WNI itu pergi ke Turki melalui Thailand dengan bantuan seseorang bernama Abu Yazid. 

"Setibanya di Turki menginap di Taksim Square Istambul selama satu minggu," ungkap Rikwanto. 

Setelah itu, mereka berpindah tempat tinggal ke Apartement Asenyut, Istambul dan menginap selama dua minggu. 

Rikwanto menjelaskan, kelimanya berangkat ke Turki menggunakan uang sendiri. "Hasil menjual rumah untuk ke Suriah," kata dia.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
24 Februari 2017 | 07:40
Komandan Paspampres segera diganti
22 Februari 2017 | 20:35
TNI AL gelar Apel Komandan Satuan
21 Februari 2017 | 18:06
Aksi 212 jilid II berjalan aman
18 Februari 2017 | 17:50
Bank Riau Kepri diserang bom molotov
16 Februari 2017 | 17:16
Kabar Rapim TNI di Istana hoax
15 Februari 2017 | 07:43
Kapolri pantau TPS di Jakarta Selatan
9 Februari 2017 | 23:19
Dermaga TNI AL di Ambon dipindah
31 Januari 2017 | 20:03
Densus tangkap tiga teroris