Keamanan

Australia belum tangkap pelaku pengibar bendera OPM di KJRI Melbourne

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
10:29
27 JAN 2017
Editor
Febrianto
Sumber
Rimanews

Rimanews - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi heran pihak keamanan Australia belum juga menangkap dan memproses pelaku pengibaran bendera bintang kejora Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Melbourne.  

"Masalahnya jelas, pelaku yang masuk tanpa izin itu terlihat digambar, ada fotonya, dan kita sudah tahu namanya," ujar Menteri Retno, seperti dikutip Australia Plus, hari ini.

Awal bulan ini, seorang pria memasuki KJRI Melbourne dan mengibarkan bendera bintang keejora yang merupakan bendera yang dipakai sebagai perjuangan Organisasi Papua Merdeka. Pelaku memasuki KJRI Melbourne dengan cara memanjat pagar setinggi 2,5 meter, kala penghuni sedang melakukan ibadah salat Jumat.  

Retno menegaskan, perbuatan pelaku tersebut telah melanggar hukum internasional dan seharusnya diproses secara hukum dengan cepat. Dia mendesak Australia agar segera menyelesaikan proses hukum terhadap pelaku tersebut.

Hubungan kedua negara kembali diuji awal bulan ini saat Panglima TNI membatalkan kerjasama militer kedua negara terkait materi pelatihan yang dianggap "ofensif" di salah satu barak militer di Perth.

Komplain pihak Indonesia pada bulan November tahun lalu, mendorong pimpinan Angkatan Bersenjata Australia sibuk melakukan berbagai upaya untuk menurunkan ketegangan hubungan dengan mitranya di Jakarta.

Retno merujuk pada pertengkaran terkait masalah militer baru-baru ini, dan menyatakan intensitas hubungan kedua negara sangat tinggi sehingga sewaktu-waktu timbul persoalan.

Dia menambahkan bahwa kedua negara perlu saling menghormati integritas teritorial masing-masing.

Keamanan