Keamanan

GP Ansor batal geruduk markas pemenangan Ahok-Djarot

3.9K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:50
07 FEB 2017
Dok. anggota GP Ansor
Reporter
Ahmad Alfi Dimyati
Sumber
Rimanews

Rimanews - Gerakan Pemuda Ansor Cabang Jakarta Selatan, batal menggeruduk markas pemenangan Ahok-Djarot atau Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, untuk menuntut calon gubernur DKI nomor urut dua itu meminta maaf karena dianggap menghina Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin.

Dalam siaran persnya, hari ini, Ketua GP Ansor Cabang Jakarta Selatan, Sulton Muminah mengungkapkan alasan pembatalan rencana aksi ke Rumah Lembang itu. "Setelah mendengarkan nasehat dan saran dari ketua PCNU Jakarta selatan, KH. Abdul Rozak Alwi serta berkonsultasi dengan Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta dan Pimpinan Pusat GP Ansor, kami menahan diri dan mematuhi nasehat tersebut, kata Sulton.

Rencananya hari ini, massa dari GP Ansor Cabang Jakarta Selatan, akan menggelar aksi pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB. Mereka menilai permintaan maaf Ahok kepada Ma'ruf Amin melalui video yang tersebar di YouTube dinilai belum cukup. Pada sidang ke delapan kasus penistaan agama 31 Januari 2017, Ahok dan kuasa hukumnya Humphrey Djemat menuding Ma'ruf tidak jujur dalam memberikan kesaksian, dan sekongkol dengan mantan presiden SBY untuk mengeluarkan fatwa MUI tentang penistaan agama.

Meski batal aksi, Sulton mengingatkan agar Ahok menjaga etika, perilaku dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang menyinggung perasaan Umat Islam.

"Sehingga merusak kebhinekaan dan perdamaian sesama bangsa Indonesia yang selama ini sudah terjalin dengan baik," katanya.

Menurutnya Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan akan berkomitmen menjaga keutuhan NKRI bersama-sama dengan TNI dan POLRI. "Karena bagi kami, Hubbul Wathan Minal Iman cinta Tanah Air adalah sebagian dari Iman," katanya.

Kata dia, GP Ansor Jakarta Selatan tidak bertanggungjawab apabila ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kembali melakukan Aksi Geruduk Rumah Lembang pada hari ini.

Kapolsek Mampang, Kompol Safii kepada wartawan Rimanews Angga Yudha, membenarkan pembatalan aksi GP Ansor tersebut. "Berhasil diredam," kata Safii.

Pembatalan itu dilakukan setelah dia dan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Iwan Kurniawan menemui massa di markas GP Ansor, Tegal Parang, Mampang, Jakarta selatan. 

Dalam pertemuan itu, polisi memberikan pandangan-pandangan kepada massa untuk tidak tersulut isu. "Kami kasih tahu, kami enggak mau kayak suriah, pecah. Bukan melarang, mengimbau. Mereka mengerti. Detail pandangan yang disampaikan apa tanya pak kapolres, takut salah ngomong saya ya," kata Safii.

KATA KUNCI : , , ,
Keamanan