Keamanan

Polda Metro tak izinkan aksi 11 Februari

3.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:57
07 FEB 2017
Undangan rencana aksi 11 Februari
Reporter
Angga Yudha Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Polda Metro Jaya tak akan memberikan izin kepada pihak manapun untuk menggelar unjuk rasa pada tanggal 11 Februari 2017, karena memasuki masa tenang kampanye pilkada serentak.

"Kami tidak akan menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan, jadi nanti kalau turun ke jalan, mengganggu jalan umum, kami bubarkan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, hari ini. 

Rencana aksi 112 itu akan digelar Forum Umat Islam dan GNPF MUI dengan melakukan aksi shalat subuh bersama di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan dengan aksi long march menuju bundaran HI.

Berbicara di Kantor MUI empat hari lalu, Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath mengatakan, FUI sedang mengkonsolidasikan beberapa ormas yang tergabung dalam GNPF untuk persiapan aksi. Kata dia, aksi ini berbeda dengan dua aksi sebelumnya, 411 dan 212 karena digelar pada hari Sabtu atau hari libur. Tapi, menurut Kapolda metro Jaya, Irjen M Iriawan, rencana aksi 112 itu digagas pimpinan GNPF MUI, Habib Rizieq. 

Polisi, kata Argo, selain mempertimbangkan masa tenang pilkada, larangan aksi juga mempertimbangkan masukan dari Badan Intelijen Negara. "Pertimbangan dari intelijen yang menilai di situ," kata Argo. 

Dikatakannya, hingga saat ini, ada beberapa ormas yang telah mengajukan surat pemberitahuan unjuk rasa pada tanggal 11. "FUI yang mengajukan," tandas Argo.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
24 Februari 2017 | 07:40
Komandan Paspampres segera diganti
22 Februari 2017 | 20:35
TNI AL gelar Apel Komandan Satuan
21 Februari 2017 | 18:06
Aksi 212 jilid II berjalan aman
18 Februari 2017 | 17:50
Bank Riau Kepri diserang bom molotov
16 Februari 2017 | 17:16
Kabar Rapim TNI di Istana hoax
15 Februari 2017 | 07:43
Kapolri pantau TPS di Jakarta Selatan
9 Februari 2017 | 23:19
Dermaga TNI AL di Ambon dipindah
31 Januari 2017 | 20:03
Densus tangkap tiga teroris