Keamanan

Wapres: mantan presiden bisa dikawal 60 Paspampres

8.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
20:45
07 FEB 2017
Dok. Paspampres
Reporter
Stefanus Yugo
Sumber
Antara

Rimanews - Wakil Presiden, HM Jusuf Kalla mengatakan seorang mantan presiden Republik Indonesia dipastikan mendapatkan perlindungan dari negara bahkan bisa dikawal oleh 60 orang pasukan pengamanan presiden (Paspamres).

"Seorang mantan (presiden) itu bisa dikawal 60 orang. Iya, (perlindungan itu ada) sesuai aturan," kata Kalla usai membuka Rakornas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta, Selasa.

Jawaban Kalla tersebut terkait pertanyaan wartawan mengenai cuitan akun Twitter Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang menceritakan rumahnya didatangi ratusan orang yang berdemonstrasi. Dalam cuitannya SBY bertanya melalui Twitter yang ditujukan pada Presiden dan Kapolri tentang hak asasi dan hak tinggal di negeri sendiri. Pada demonstrasi yang dilakukan di depan kediaman SBY pada Senin (6/2) siang tersebut para peserta aksi salah satunya membawa spanduk bertuliskan menolak dan lawan isu SARA.

Kalla memastikan negara akan memberikan perlindungan kepada mantan presiden dan mantan wakil presiden yang sudah diatur dalam undang-undang.

Dia meminta masyarakat agar menghormati mantan pemimpin. "Kita prihatin dengan situasi itu. Kita harus juga punya prilaku yang baik menghormati pemimpin, sesuai dengan aturan," ujar Wakil Presiden yang akrab disapa JK.

Kalla menilai demonstrasi yang dilakukan di depan rumah SBY di kawasan Mega Kuningan tidak relevan terhadap apa yang telah dilakukan SBY. "Kalau saya baca itu tidak relevan dengan Pak SBY tentang SARA. Kan SBY tidak berbicara hal itu, jadi kenapa disitu itu pertanyaan juga," kata dia.

 

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
24 Februari 2017 | 07:40
Komandan Paspampres segera diganti
22 Februari 2017 | 20:35
TNI AL gelar Apel Komandan Satuan
21 Februari 2017 | 18:06
Aksi 212 jilid II berjalan aman
18 Februari 2017 | 17:50
Bank Riau Kepri diserang bom molotov
16 Februari 2017 | 17:16
Kabar Rapim TNI di Istana hoax
15 Februari 2017 | 07:43
Kapolri pantau TPS di Jakarta Selatan
9 Februari 2017 | 23:19
Dermaga TNI AL di Ambon dipindah
31 Januari 2017 | 20:03
Densus tangkap tiga teroris