Keamanan

Mabes Polri tunggu Kemenlu pastikan kematian Bahrumsyah di Suriah

1.1K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:31
16 MAR 2017
Dok: Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul. Foto: Antara
Reporter
Angga Yudha Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Mabes Polri mengaku sulit mendapat konfirmasi kebenaran Komandan ISIS asal Indonesia, Bahrumsyah yang tewas di Suriah setelah melakukan serangan bom bunuh diri yang gagal menyasar pasukan pemerintah setempat.

"Kalau beberapa negara itu ada yang memiliki atase kepolisian, tapi di Suriah tidak ada. Di turki juga tidak ada. Jadi informasi melalui Polri itu tidak ada. Kita harus mengkonfirmasi kepada Kemenlu dan KBRI setempat," ujar Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, hari ini.

Bahrumsyah dikabarkan tewas setelah bahan peledak yang berada di mobilnya meledak sebelum sampai sasaran di Palmyra, Senin lalu.

ISIS mengkonfirmasi kematian Bahrumsyah melalui media sosial miliknya, namun kelompok teroris ini mengklaim bahwa serangan yang dikomandoi tokoh berjuluk Abu Muhammad al Indonesi itu sukses mengenai sasaran.

Bahrumsyah terkenal pada 2014 setelah ia muncul pada sebuah video, di mana ia menyerukan agar masyarakat Indonesia, Malaysia, dan negara lainnya di kawasa Asia untuk bergabung ISIS.

Abu Muhammad al Indonesi langsung ditunjuk oleh pimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi untuk memimpin pasukan di wilayah Asia Tenggara.

Bahrumsyah memiliki istri bernama Nia Kurniawati yang pada Januari lalu dideportasi dari Turki setelah mencoba masuk ke Suriah. Saat ini, Nia ditempatkan di sebuah penampungan di Jakarta Timur.

Bahrumsyah masuk dalam jaringan ISIS di Indonesia bersama Bahrun Naim, Abu Jandal dan Aman Abdurrahman. 

Hingga kini Polri masih berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan kabar kematian Bahrumsyah. "Tapi sampai sekarang belum ada informasi yang akurat apakah benar seorang Bahrumsyah atau bukan," tandas Martinus.

Martinus menambahkan, sampai saat ini pihaknya juga belum mengirimkan anggota Polri ke Suriah. Polri masih menunggu permintaan dari Kementerian Luar Negeri

"Apabila itu diminta kita tentu siap untuk mengirim (anggota) ke luar negeri. Mekanismenya seperti itu. Kemenlu lah yang meminta kepada kita untuk melakukan identifikasi misalnya itu benar Bahrumsyah," tambah Martinus.

Tim DVI akan siap dikirim ke Suriah untuk melakukan pemeriksaan terhadap Bahrumsyah jika Kementrian luar Negeri telah mendapat kepastian. 

"Kita memiliki DVI yang cukup dikenal di dunia. kita bisa melakukan identifikasi kepada orang-orang yang meninggal dan sulit dikenali. Kemenlu-lah yang meminta kepada kita untuk melakukan identifikasi misalnya itu benar Bahrumsyah," tegas Martinus.

KATA KUNCI : , , , , ,
Terbaru
28 Februari 2017 | 16:05
Pelaku teror Bandung siapkan dua bom
27 Februari 2017 | 15:49
Pelaku bom Bandung berinisial YC
24 Februari 2017 | 07:40
Komandan Paspampres segera diganti
22 Februari 2017 | 20:35
TNI AL gelar Apel Komandan Satuan
21 Februari 2017 | 18:06
Aksi 212 jilid II berjalan aman
Keamanan