Kriminal

Polisi ringkus sindikat penjual gadis muda untuk dijadikan PSK di Malaysia

1.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
04:00
09 JAN 2017
Ilustrasi
Editor
Dhuha Hadiansyah
Sumber
Antara

Rimanews - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengungkap jaringan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan menangkap perekrut perempuan muda dari Indramayu, Jabar yang dijadikan pekerja seks di Malaysia.

"Satgas TPPO Subdit 3 Dittipidum Bareskrim Polri menangkap pelaku perekrut perdagangan orang bernama Reni, dengan korbannya NIM (16 tahun) dan Nu (15 tahun)," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Agus Andrianto di Jakarta, Minggu (08/01/2017).

Menurutnya, tersangka Reni Sulastri (41 tahun) beroperasi di Indramayu, Jawa Barat.

Kasus ini berawal dari kedua korban yakni NIM dan Nu direkrut oleh Reni di Indramayu pada Oktober 2016 dengan diiming-imingi akan dipekerjakan sebagai pelayan restoran di Malaysia dengan gaji besar. "Padahal kenyataannya mereka itu hendak dijadikan pekerja seks," kata Brigjen Agus.

Kedua korban lalu diberangkatkan dari Indramayu ke Jakarta dan selanjutnya terbang ke Pontianak, Kalimantan Barat. "Di Pontianak, korban dijemput Saudara Aco yang masih buron," katanya.

Dari Pontianak, korban diselundupkan ke Malaysia melalui Entikong tanpa dokumen paspor.

"Korban diselundupkan dengan cara bersembunyi di dalam kendaraan," katanya.

Di Malaysia, korban lalu diserahkan pada Ita, seorang WNI yang juga masih buron. Ita diketahui mempekerjakan para korban tersebut sebagai pekerja seks tanpa digaji.

Lantas NIM berhasil kabur dan menghubungi orang tuanya. 

"Kemudian orang tua NIM melaporkan kasus ini ke KJRI Kuching. Korban dijemput KJRI dan dipulangkan ke Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya penyidik Bareskrim menyelidiki keberadaan Reni di Indramayu dan berhasil meringkus perempuan yang beralamat di Desa Bangkaloa Blok Cilengkung Ilir, Kecamatan Widasari, Indramayu tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka Reni dijerat dengan pelanggaran UU Tindak Pidana Perdagangan Orang Nomor 21 Tahun 2007.

"Kami masih berupaya mengejar pelaku lainnya, Aco sebagai pengantar para korban ke Malaysia dan Ita yang berada di Malaysia," katanya.

Selain itu tim satgas berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia untuk mengusut dugaan adanya sejumlah korban jaringan Reni lainnya yang bekerja di Kuching, Malaysia.

KATA KUNCI : , , ,
Terbaru
27 Maret 2017 | 01:14
Sopir angkot edarkan sabu
25 Maret 2017 | 04:39
Pria mencopet handphone di Kopaja
25 Maret 2017 | 02:48
Remaja perempuan edarkan sabu
25 Maret 2017 | 02:03
Dua ibu rumah tangga curi cabai
24 Maret 2017 | 03:07
Pria aniaya penagih utang
24 Maret 2017 | 00:03
Dua bandar narkoba tewas ditembak
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan
Berita Terkait
27 Maret 2017 | 01:14
Sopir angkot edarkan sabu
27 Maret 2017 | 00:03
Puluhan warga keracunan makanan