Kriminal

Pria cepak yang ditangkap massa anti-Ahok diduga mabuk

1.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:57
10 JAN 2017
Massa anti-Ahok menangkap pria cepak diduga provokator
Reporter
Andika Dwi Annur
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pria cepak yang diamuk massa kontra Ahok di luar sidang perkara penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, diduga dalam kondisi mabuk. 

"Kelihatannya terganggu kesehatannya karena minuman (beralkohol)," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta, hari ini.

Massa dari Laskar Pembela Islam (LPI) menangkap seorang pria berambut cepak yang diketahui bernama Sukma Indratara, sekuriti Yayasan Adorama Bakti Bangsa, di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, karena berkata kasar di sekitar kerumunan massa anti-Ahok. Sukma juga tepergok mengambil gambar dari aksi massa GNPF MUI di luar sidang Ahok.  

"Untuk motif akan diinformasikan setelah dilakukan pemeriksaan. (Tes urin) pasti kita lakukan. Itu proses penyelidikan yang mutlak kita lakukan," kata Suntana.

Wakapolda pun mengimbau kepada massa pendukung dan kontra Ahok yang melakukan aksi di luar sidang Ahok untuk segera melapor ke aparat kepolisian jika menemukan pihak-pihak yang melakukan provokasi.

Dia juga meminta kedua pihak tidak main hakim sendiri jika menemukan provokator serta menyerahkan kepada Kepolisian.

"Ini protap kita, berusaha agar kedua kelompok tidak saling mendengar apa yang disampaikan dari sana, karena ucapan bisa membuat seseorang bisa terprovokasi. Polisi melakukan ini agar kondisi keamanan bisa terjaga. Polisi juga meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu karena penuntupan jalur ini, tapi tentu ini utk kebaikan kita bersama," jelasnya.

Terbaru
16 Januari 2017 | 03:24
Ayah perkosa anak kandung
14 Januari 2017 | 03:55
Pria jambret kalung bocah
14 Januari 2017 | 03:11
Mabuk, Adi dilempar teman ke jurang
14 Januari 2017 | 01:46
Kepala Sekolah cabuli murid SD
14 Januari 2017 | 01:03
Turis Rusia dipukuli satpam cafe
14 Januari 2017 | 00:56
Ibu rumah tangga edarkan sabu
13 Januari 2017 | 15:42
Pembakar markas GMBI "termakan" hoax
13 Januari 2017 | 13:14
Ketua GMBI: kami tidak akan membalas
13 Januari 2017 | 04:38
Kakek simpan 15 paket sabu
13 Januari 2017 | 02:07
Empat ABG mabuk obat batuk oplosan
12 Januari 2017 | 05:02
Dukun cabuli siswi SMP
12 Januari 2017 | 03:08
Perampok satroni toko emas
12 Januari 2017 | 02:32
Empat remaja keracunan rokok Hanoman
12 Januari 2017 | 02:12
Sopir taksi online perkosa siswi SMP
12 Januari 2017 | 00:53
Perampok tembak anggota Brimob
Berita Terkait
10 Januari 2017 | 15:51
Pengacara Ahok bantah ancam saksi