Kriminal

Pria cepak yang ditangkap massa anti-Ahok bukan provokator

3.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
19:51
10 JAN 2017
Pria cepak yang ditangkap massa anti-Ahok
Reporter
Andika Dwi Annur
Sumber
Rimanews

Rimanews - Pria berambut cepak yang sempat ditangkap massa anti-Ahok di sekitar Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, tempat sidang Ahok digelar, ternyata bukan provokator. 

"Itu bukan provokator. Perusahaannya di sekitaran sini, perusahaan memerintahkan memantau agar situasi, lalu difoto-foto sama dia dan melaporkan ke kantornya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan di Auditorium Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, hari ini.

Massa dari Laskar Pembela Islam (LPI) tadi siang menangkap pria berambut cepak yang diketahui bernama Sukma Indratara. Massa menduga Sukma adalah provokator, meski belakangan diketahui dia adalah sekuriti Yayasan Adorama Bakti Bangsa, di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan.

Iriawan menjelaskan, Sukma saat itu hanya melihat aksi demo namun karena tanggung jawabnya sebagai security dia memantau keamanan di sekitar kantor tempatnya bekerja.

"Masih didalami, kita cek latar belakangnya dia dari mana dan sebagainya, jadi tak ada masalah," ucapnya.

Iriawan, karena itu memohon pengertian kepada masyarakat karena aktivitas hari ini terganggu saat persidangan berlangsung.

"Kami mohon pengertian masyarakat, pasti ada yang terganggu, bus Transjakarta bisa dipakai, nanti (kebun binatang) Ragunan akan komunikasi untuk hari Selasa ini tidak dibuka," tandasnya.

Terbaru
27 Maret 2017 | 01:14
Sopir angkot edarkan sabu
25 Maret 2017 | 04:39
Pria mencopet handphone di Kopaja
25 Maret 2017 | 02:48
Remaja perempuan edarkan sabu
25 Maret 2017 | 02:03
Dua ibu rumah tangga curi cabai
24 Maret 2017 | 03:07
Pria aniaya penagih utang
24 Maret 2017 | 00:03
Dua bandar narkoba tewas ditembak
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan
Berita Terkait