Kriminal

Diduga terkait bisnis narkoba, pria tewas ditembak

1.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
04:46
11 JAN 2017
Ilustrasi penembakan
Editor
Stefanus Yugo
Sumber
Rimanews

Rimanews - Seorang pria berinisial JD (21) tewas ditembak Jalan Hasanuddin Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru, Sabtu 7 Januari 2016.

"Persaingan bisnis narkoba ini kami duga kuat penyebab dendam pelaku terhadap korban," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, seperti dikutip dari Humas Pekanbaru.

Menurut Susanto, pelaku penembakan berinisial S (29) telah ditangkap polisi, dan kini ditahan di Mapolresta Pekanbaru.

Susanto mengatakan, S ditangkap di tempat persembunyianya di Padang Panjang, Sumatera barat.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit senjata api rakitan, peluru, pil ekstasi dan satu unit kendaraan bermotor mobil Freed.

"Untuk barang bukti narkoba jenis pil ekstasi masih kita hitung dan kita akan kembangkan dari mana pelaku bisa mendapatkan barang bukti narkoba itu," kata Susanto.

KATA KUNCI : , ,
Terbaru
19 Februari 2017 | 02:36
Jhonni ditikam di pesta pernikahan
18 Februari 2017 | 03:51
Buruh perkosa siswi SMA
18 Februari 2017 | 03:02
Nenek dihipnotis di angkot
18 Februari 2017 | 01:43
Ibu rumah tangga aniaya anak tiri
17 Februari 2017 | 04:06
Curi HP, pria dipukuli di Rumah Sakit
16 Februari 2017 | 03:02
Montir bengkel jual sabu
16 Februari 2017 | 02:45
TKI tewas di Taiwan
15 Februari 2017 | 01:03
Pencuri berdaster bobol rumah PNS
14 Februari 2017 | 03:09
Tiga polisi terlibat peredaran narkoba
14 Februari 2017 | 01:07
Suami pergoki istri selingkuh di hotel
14 Februari 2017 | 00:41
Pria ancam ledakan kantor BRI
13 Februari 2017 | 23:22
Pegawai Puskesmas simpan sabu
13 Februari 2017 | 00:38
Maling bebek babak belur dihajar warga
11 Februari 2017 | 03:04
Polisi tembak bandar ganja
11 Februari 2017 | 02:50
Kantor Kecamatan dibobol maling
11 Februari 2017 | 02:03
Karyawan curi kucing anggora
10 Februari 2017 | 01:42
Suami istri bunuh sopir angkot
10 Februari 2017 | 00:30
Sekeluarga mencuri di swalayan
Kriminal