Kriminal

Usai OTT, polisi kembali datangi kantor DPMPTST Bandung bersama KPK

2.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
17:50
04 FEB 2017
Ilustrasi
Reporter
Arief Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pekan lalu, Polrestabes Kota Bandung kembali mendatangi kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST), kali ini bersama-sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain KPK, polisi juga didampingi pelaksana tugas dan beberapa Kabid sementara DPMPTST.

‪‪Tim langsung masuk ke ruangan utama dan membawa tiga koper plastik yang diamankan sejak OTT. Belum diketahui secara pasti apa maksud kedatangan KPK bersama penyidik Polrestabes Bandung ke kantor DPMPTST.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo belum menjelaskan maksud kedatangan KPK ke DPMPTST. ‪Namun, menurut Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris Maulana, KPK membantu kepolisian melakukan "cloning data" terkait kasus dugaan Pungli di dinas tersebut.‬

‪"Penyidik Polrestabes Bandung di backup oleh tim KPK melakukan cloning terhadap data-data digital forensik," ungkap Yoris, hari ini.‬

‪Data-data tersebut nantinya, sambung Yoris, akan dianalisa KPK dan dijadikan sebagai bahan penyidikan selanjutnya. ‬

‪"Data ini sangat penting, tujuannya untuk mengetahui dari mulai permohonan izin. Semua data kita ambil, tentunya juga ini berkaitan dengan tindak pidana yang telah dilakukan, makanya ini sangat penting sekali diambil. Terutama kemungkinan ada data-data yang sudah dihapus itu yang akan dimunculkan lagi," ucapnya‬.

KATA KUNCI : , , , , , ,
Terbaru
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan
17 Maret 2017 | 02:09
Tukang ojek tepergok bawa sabu
17 Maret 2017 | 01:47
Wanita aniaya siswi SMA
17 Maret 2017 | 01:12
Guru ditodong pisau di halte bus
16 Maret 2017 | 01:09
Syamsul curi meteran listrik ruko