Kriminal

Eks driver laporkan Go-Jek lakukan penggelapan

13.3K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
13:15
17 FEB 2017
Dok; Unjuk rasa driver Go-Jek. Foto: Antara
Reporter
Angga Yudha Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Sejumlah mantan driver Go-Jek melaporkan perusahaan Go-Jek karena melakukan tindakan sewenang-wenang memberhentikan secara sepihak dan menahan uang yang menjadi hak driver, ke Polda Metro Jaya. 

"Besarannya variasi ada yang Rp 4 juta, ada yang Rp 2 juta. Jadi uang mereka yang merupakan hak itu, tidak bisa diambil. Kita menduga ada penggelapan," ujar pengacara publik LBH Jakarta, Oky Wiratama Siagian, saat mendampingi sejumlah driver Go-Jek membuat laporan di Polda Metro Jaya, hari ini. 

Oky mengatakan, sebelum diberhentikan pihak manajemen tak memberikan alasan saat suspend. Deposit uang para driver di akun Go-Jek juga tak bisa ditarik.

"Menurut saya ini sepihak. Tidak kemitraan. Kalau kemitraan setara kan? Kalau hubungan kerja antara buruh dan pengusaha, ada relasi yang vertikal, kalau mitra horizontal. Tapi yang terjadi seperti ini, tidak setara," sambung Oky.

LBH Jakarta sendiri telah melakukan mediasi dengan mengajak pihak manajemen Go-Jek duduk bersama dengan para driver. Namun pihak manajemen tak pernah hadir untuk berunding. 

"Terakhir kami mengundang awal Februari lalu, dan ternyata kami tunggu di LBH Jakarta tidak dihadirkan juga oleh pihak Go-jek. Mereka tidak hadir, akan tetapi mereka membuat surat," ungkap Oky.

Salah satu mantan driver, Rosikin, mengungkapkan dirinya hingga saat ini tak mengetahui alasan manajemen memberikan suspend. Selain itu, deposit yang telah dikumpulkannya juga tak bisa diambil. 

"Awalnya saya lagi urus ATM, karena hilang dan saya hilang lapor ke kantor. Dan saya bilang 'mbak tolong bikinin mobile banking biar saya withdraw'. Dia bilang , 'bapak hapal nggak nomornya yang di ATM. Ya sudah sabar aja pak takutnya nyangkut'. Ya sudah saya narik saja selama sebulan. Sudah kumpul Rp 4,1 juta, dijanjikan Selasa (ATM) jadi, Senin malah di-suspend," kata Rosikin. 

Rosikin berharap, uang yang telah dikumpulkannya dapat kembali dan status suspendnya dicabut.
 
"Sudah dijanjikan pak Nadiem (pendiri Go-Jek) kalau tersuspend uang deposit tidak hilang tapi sampai sekarang mana. Dan dia janji merapikan manajemennya tapi sekarang malah berantakan," ungkap Rosikin. 

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
30 Maret 2017 | 02:44
Polisi tembak garong minimarket
27 Maret 2017 | 18:21
Anggota LSM pukul polisi Cianjur
27 Maret 2017 | 03:55
Kakak beradik curi motor
27 Maret 2017 | 02:05
Goda istri orang, Yuda dibacok
27 Maret 2017 | 01:14
Sopir angkot edarkan sabu
25 Maret 2017 | 04:39
Pria mencopet handphone di Kopaja
25 Maret 2017 | 02:48
Remaja perempuan edarkan sabu
25 Maret 2017 | 02:03
Dua ibu rumah tangga curi cabai
24 Maret 2017 | 03:07
Pria aniaya penagih utang