Kriminal

Peras PNS, wartawan gadungan diringkus

1.2K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
23:32
28 FEB 2017
Dok. Barang bukti pemerasan. Foto: Humas Polda Metro
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Petugas Polsek Metro Kelapa Gading menangkap tiga orang pria yang mengaku sebagai wartawan, setelah memeras seorang PNS senilai Rp 75 juta.

Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono, mengatakan modus yang dilakukan oleh ketiga pelaku adalah merekam korban RS (57) yang baru keluar dari salah satu hotel di Pademangan, Jakarta Utara. Rekaman itu digunakan untuk memeras korban.

"Setelah merekam korban keluar dari hotel, pelaku mengikuti korban. Dan sesampainya di rumah korban, para pelaku mendekati korban untuk menujukkan rekaman tersebut," kata Kompol Sungkono, seperti dilansir laman Humas Polda Metro Jaya, hari ini.

HS, GS dan JS juga mengancam akan memuat berita tentang korban RS di koran. Mereka meminta uang sebesar Rp 75 juta jika korban ingin kasusnya tidak diangkat menjadi berita.

Korban pun menyanggupi tawaran tersebut dan memberikan uang tunai sebesar Rp 8 juta sebagai pembayaran awal. Sisanya akan dibayar keesokan harinya.

"Saat itu korban panik sehingga menyanggupinya asalkan tidak dimuat di koran. Dan saat itu korban memberikan uang tunai Rp 8 juta yang diterima oleh Grison Sihombing dengan janji akan memberikan sisanya keesokan harinya," ujar Kompol Sungkono.

Pertemuan berikutnya disepakati korban dan pelaku akan dilakukan di Dunkin Donuts Kelapa Gading sekira pukul 20.00 WIB. Sebelum pertemuan, korban terlebih dahulu melapor ke Polsek Metro Kelapa Gading dengan nomor laporan No. 35/K/II/2017/Sek.Gading.

Korban RS menyiapkan uang sebesar Rp 10 juta dengan ditambahkan kertas-kertas seukuran uang yang dimasukkan ke dalam amplop cokelat. Semuanya digabung dan dimasukkan ke dalam tas cokelat.

Polisi mengawal korban berangkat ke tempat pertemuan yang sudah dijanjikan. Ketika para pelaku belum datang, mereka mengatur posisi duduk. Mereka menunggu terjadinya serah terima uang pemerasan untuk melakukan penyergapan.

"Saat itulah petugas langsung menyergap. Dan selanjutnya para pelaku berikut barang buktinya dibawa ke Polsek Metro Kelapa Gading guna proses lebih lanjut," imbuhnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 10 juta, satu buah tas warna cokelat, dua buah ponsel, tiga buah ID Card wartawan dan satu unit mobil Avanza warna hitam dengan nopol B 2560 KFG. Para pelaku disangkakan pasal 368 KUHP tentang pemerasan. 

Terbaru
24 Maret 2017 | 00:03
Dua bandar narkoba tewas ditembak
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan
17 Maret 2017 | 02:09
Tukang ojek tepergok bawa sabu
17 Maret 2017 | 01:47
Wanita aniaya siswi SMA
17 Maret 2017 | 01:12
Guru ditodong pisau di halte bus
16 Maret 2017 | 01:09
Syamsul curi meteran listrik ruko
Berita Terkait
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
2 Maret 2017 | 00:02
Tiga wartawan peras PNS
24 Februari 2017 | 00:02
Wartawan ditangkap tim saber pungli