Kriminal

LBH Jakarta protes penangkapan warga Kepulauan Seribu

2.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
18:46
11 MAR 2017
Ilustrasi
Reporter
Angga Yudha Pratama
Sumber
Rimanews

Rimanews - Lembaga Bantuan Hukum Jakarta menyayangkan penangkapan polisi Kepulauan Seribu terhadap 6 orang warga di Pantai Perawan, Pulau Pari, Kepulauan Seribu siang tadi. 

Pengacara publik dari LBH Jakarta, Tigor Hutapea mengatakan, Pantai perawan selama ini merupakan pantai yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat nelayan pulau pari. "Tahun 2000 masyarakat membuka pantai yang sebelumnya hutan belukar, membersihkan dan mengelola bersama hingga menjadi salah satu tempat wisata terbaik di kepulan seribu," ujar Tigor dalam keterangan tertulis, hari ini. 

Pagi tadi, Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu melakukan penangkapan terhadap M alias B, Bahrudin alias Edo, I, S, SN dan M alias T atas dugaan pemerasan. OTT ini dilakukan atas laporan masyarakat. mengenakan tarif Rp 15.000, bagi pengunjung yang camping dan Rp 5.000, bagi pengunjung yang tidak menginap. 

Pelaku disangka melakukan tindak pidana sesuai pasal 368 KUHP. Polisi menyita uang Rp 945.000, 3 bendel tiket masuk yang sudah terpakai, stample dan bak stample, 3 buah buku daftar tamu, 1 buah ponsel samsung S5 warna hitam, 1 buah ponsel samsung J1 warna putih, 1 buah ponsel oppo A37 warna putih dan 1 buah ponsel samsung V warna putih senagai barang bukti.

Tigor mengatakan, Hasil dari pengelolaan pantai perawan digunakan untuk berbagai macam hal. 
"Biaya petugas kebersihan, renovasi mesjid dan sarana umum lainya,  biaya anak yatim," kata Tigor 

Tigor mengatakan, penagkapan bermula pada Jumat kemarin aparat kepolisian dan satpol PP memasang spanduk di Pulau Pari mengenai pelarangan melakukan pungutan liar dengan ancaman pidana KUHP.

"Jumat malam beberapa Intel berada di pantai perawan pulau pari l. Pagi Sabtu ada 2 pengunjung perempuan masuk pantai perawan, ternyata adalah Intel," sambung Tigor. 

Lalu pada Sabtu siang 20 anggota polisi senjata lengkap dan pakaian bebas menangkap 5 orang nelayan dan 1 orang anak nelayan. 

"Di tangkap di pantai perawan karena dianggap melakukan pungli dan saat ini dibawa ke Polres Kepulauan Seribu," beber Tigor.

Terbaru
25 Maret 2017 | 04:39
Pria mencopet handphone di Kopaja
25 Maret 2017 | 02:48
Remaja perempuan edarkan sabu
25 Maret 2017 | 02:03
Dua ibu rumah tangga curi cabai
24 Maret 2017 | 03:07
Pria aniaya penagih utang
24 Maret 2017 | 00:03
Dua bandar narkoba tewas ditembak
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan