Kriminal

Polisi rekonstruksi kasus penyiksaan mahasiswa UII

1.4K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
00:02
17 MAR 2017
Dok. Rekonstruksi penyiksaan mahasiswa Mapala UII (Foto: Tribratanews)
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Rimanews

Rimanews - Polisi melakukan reka ulang kasus penyiksaan yang menewaskan tiga mahasiswa pada Pendidikan Dasar Mapala UII, di Dusun Tlogo Dringo, Tawangmangu, Karanganyar, akhir Januari lalu.

Penyidik Polres Karanganyar dan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Karanganyar menghadirkan 34 peserta dalam proses rekonstruksi tersebut. Beberapa anggota keluarga peserta diksar jugha turut hadir. Namun, polisi tidak menghadirkan dua tersangka karena alasan keamanan.

Tiga dari 37 peserta Diksar Mapala UII yang tewas usai kegiatan itu adalah Muhammad Fadli, Syaits Asyam, dan Ilham Nurpady Listia Adi. Fadli meninggal pada 20 Januari 2017, Syaits Asyam keesokan harinya dan Ilham meninggal pada 23 Januari 2017. Polisi sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini. Keduanya adalah anggota Mapala Universitas Islam (Unisi) bernama M Wahyudi alias Yudi dan Agung Septiawan alias Waluyo. 

Dalam rekonstruksi yang digelar Senin lalu itu, terungkap sejumlah adegan kekerasan seperti pemukulan dan tendangan serta sabetan kayu yang dialami peserta Diksar The Great Camp UII tersebut.

Rekonstruksi sempat terhenti pada adegan ke-30 karena hujan deras mengguyur kawasan Tawang Mangu. “Namun satu jam kemudian rekonstruksi dilanjutkan,” kata Wakapolres Karanganyar, Kompol Purwoko, seperti dilansir laman Tribratanews, kemarin.

Terbaru
25 Maret 2017 | 04:39
Pria mencopet handphone di Kopaja
25 Maret 2017 | 02:48
Remaja perempuan edarkan sabu
25 Maret 2017 | 02:03
Dua ibu rumah tangga curi cabai
24 Maret 2017 | 03:07
Pria aniaya penagih utang
24 Maret 2017 | 00:03
Dua bandar narkoba tewas ditembak
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan
Berita Terkait