Kriminal

Kasus pedofilia marak, KPAI minta orangtua waspada

1.7K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
16:15
17 MAR 2017
Ilustrasi
Reporter
Dede Suryana
Sumber
Antara

Rimanews - Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengimbau orang tua untuk selalu memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, seturut maraknya kasus pedofilia belakangan ini.  

"Jangan sampai anak minus perhatian sehingga mencari sosok lain yang ternyata kaum pedofil. Pedofil seringkali memposisikan diri sebagai sosok pelindung bagi anak," kata Wakil Ketua KPAI Susanto dalam keterangan persnya, hari ini. 

Beberapa hari lalu, Polda Metro Jaya mengungkap jaringan pedofilia dengan modus menyebar video korban di media sosial Facebook dengan nama 'Official Candys Group' yang memuat konten pornografi anak.

Polisi menangkap empat orang, dua di antaranya masih berusia remaja. Keempatnya berinisial WW alias SNL (27), DS (24), DF (17), dan SH (16). Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, korban kejahatan mereka berumur 5 hingga 12 tahun dari Jakarta, Malang, dan Kabupaten Bogor.

Susanto menjelaskan, orang tua wajib meluangkan waktu berbagi cerita bersama anak sekaligus membangun kehangatan dengan mereka. 

"Ajarkan anak untuk ekstra hati-hati berkomunikasi di jejaring sosial, tak sedikit pelaku pedofil menggunakan media sosial untuk mencari mangsa," tutur Susanto. 

Selain itu, pastikan anak diberikan literasi agar tak menjadi korban kaum pedofil dan pastikan lingkungan keluarga dan sosial tidak abai terhadap gejala dan segala gerak gerik pedofil yang berpotensi mencari korban.

KATA KUNCI : , , , ,
Terbaru
25 Maret 2017 | 04:39
Pria mencopet handphone di Kopaja
25 Maret 2017 | 02:48
Remaja perempuan edarkan sabu
25 Maret 2017 | 02:03
Dua ibu rumah tangga curi cabai
24 Maret 2017 | 03:07
Pria aniaya penagih utang
24 Maret 2017 | 00:03
Dua bandar narkoba tewas ditembak
22 Maret 2017 | 22:46
Suami-istri mencuri di minimarket
22 Maret 2017 | 16:45
Mensos: pelaku pedofilia sadis
22 Maret 2017 | 10:54
Manager JKT 48 tewas gantung diri
22 Maret 2017 | 01:48
Ibu duel dengan penculik balita
21 Maret 2017 | 22:16
Wartawan peras mantan lurah
21 Maret 2017 | 02:04
Siswi SMK selamat dari penculikan