Kriminal

Polisi tangkap pembunuh nenek penjual bunga

1.8K
DILIHAT
/
0
SHARE
/
00:19
17 MEI 2017
Ilustrasi
Reporter
Muhammad Adam Isnan
Sumber
Rimanews

Rimanews - Petugas gabungan Polsek Metro Penjaringan dan Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang pria yang diduga pelaku pembunuhan nenek penjual bunga bernama Melyanawati (65), Kamis, 4 Mei lalu.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Dwiyono, mengatakan pelaku bernama Zul (21) ditangkap di Pelabuhan Bakauheni. "Yang bersangkutan hendak pulang kampung untuk melarikan diri," kata Dwiyono seperti dilansir laman Humas Polda Metro Jaya, kemarin.

Selain Zul, polisi juga menangkap Riyanto alias Yanto (25), yang merupakan sopir korban. Sedangkan Zul adalah kernetnya. Keduanya biasa bekerja sebagai pengantar barang ke toko langganan korban.

Kapolres menjelaskan, peristiwa ini berawal saat keduanya datang ke rumah korban di Perumahan Muara Karang Blok H7 Utara, Jalan Pluit Karang Sari XI RT 09 RW 08, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, untuk mengambil barang yang akan diantar.

Saat tiba di sana, keduanya sempat terlibat cekcok dengan Melyanawati. Zul yang emosi kemudian mengambil pisau di dapur dan menusuk leher serta dada korban hingga tewas. "Pelaku mengaku sering dimaki oleh korban," ujar Kapolres.

Setelah menusuk korban, Zul mengambil uang korban sebesar Rp 1,8 juta. Zul juga menyuruh Yanto mengambil barang-barang berharga lain yang ada di rumah majikannya itu.

"Setelah mengambil uang, para pelaku pura-pura tidak terjadi kejadian. Lalu meninggalkan lokasi," katanya.

Zul diketahui pergi menggunakan motor Yamaha milik korban. Sedangkan Yanto pergi menggunakan mobil APV yang biasa ia gunakan mengantar barang.

Kapolres menambahkan, keduanya juga sempat bertemu lagi seusai Zul membuang pisau dapur yang ia gunakan di daerah Kapuk, Penjaringan. Saat bertemu, Zul membagi uang yang dibawanya kepada Yanto sebesar Rp 1 juta.

"Yanto kemudian pulang dan cerita kepada istrinya. Mereka lalu kembali ke rumah korban dan melaporkan ke polisi, sambil berpura-pura tidak tahu," ujarnya.

Akibat perbuatannya, Zul dikenakan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan atau 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan Yanto dikenakan Pasal 55 KUHP juncto 56 KUHP juncto 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Terbaru
19 Mei 2017 | 02:17
Raul tewas di pelukan ibunya
18 Mei 2017 | 04:12
Dua bandar narkoba tewas didor
17 Mei 2017 | 01:29
Siswi SMP digilir 8 pemuda